Menko Polkam Apresiasi Kinerja BNN, Ajak Semua Pihak Perangi Narkotika

- Kamis, 23 Juli 2026 | 17:15 WIB
Menko Polkam Apresiasi Kinerja BNN, Ajak Semua Pihak Perangi Narkotika

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago memberikan apresiasi tinggi kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) atas kinerjanya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Apresiasi itu disampaikan saat ia menghadiri puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido, Bogor, Kamis (23/7). Dalam kesempatan tersebut, Djamari hadir mewakili Presiden Prabowo Subianto.

Djamari mengaku telah melihat langsung berbagai hasil kerja, rencana, dan tahapan program yang disiapkan BNN untuk menangani persoalan narkotika. "Hari ini saya ditunjukkan semua hasil yang sudah dilakukan, rencana yang dilakukan ke depan, program dan tahapan-tahapannya juga sudah disiapkan oleh BNN dan ini suatu hal yang sangat bagus tinggal kita bersama-sama melakukan," ujarnya.

Menurut Djamari, pemberantasan narkotika tidak bisa hanya mengandalkan BNN. Ia menekankan perlunya kolaborasi seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. "Oleh negara tertentu saja, untuk bagian negara tertentu saja, begitu juga di tingkat nasional, tidak bisa hanya sekedar BNN saja yang melakukan itu. Tapi semua unsur yang ada di kita harus kita peduli pada masalah-masalah yang berkaitan dengan anti-narkotika itu," jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa upaya ini juga bagian dari pembangunan sumber daya manusia Indonesia. "Seperti saya katakan tadi kepada anggota BNN, tugas ini adalah tugas dunia akhirat. Untuk menyelamatkan manusia, menyelamatkan bangsa kita ke depan. Kalau kita turunkan lagi pada level tingkat nasional, upaya yang dilakukan ini adalah upaya yang justru melancarkan program pemerintah dalam menciptakan, membentuk sumber daya manusia kita ke depan," tuturnya.

Djamari juga berharap media turut berperan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. "Membangun bangsa ke depan yang sudah dilakukan oleh pemerintah, yang sudah mencapai titik-titik yang sangat membanggakan buat kita. Ini juga saya secara pribadi berharap Pers juga turut membantu itu, menyampaikan itu," katanya.

Pemusnahan Barang Bukti

Dalam rangkaian puncak HANI 2026, BNN melakukan pemusnahan simbolis barang bukti hasil pengungkapan sejumlah kasus tindak pidana narkotika. Djamari bersama Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, turut serta dalam kegiatan tersebut. Barang bukti yang dimusnahkan memiliki berat total sekitar 3,37 ton, terdiri dari berbagai jenis narkotika dan bahan terkait, seperti bunga ganja Thailand, sabu, hashish, cairan prekursor, cairan kimia, hingga padatan kimia.

Barang bukti itu merupakan hasil pengungkapan kasus dengan berbagai modus, mulai dari penyelundupan hingga produksi ilegal. Sebelum dimusnahkan, sebagian barang bukti telah disisihkan untuk kepentingan pemeriksaan laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags