Polri dan FBI Bahas Perburuan Buronan hingga Ancaman Fentanyl

- Kamis, 23 Juli 2026 | 16:48 WIB
Polri dan FBI Bahas Perburuan Buronan hingga Ancaman Fentanyl

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerima kunjungan kehormatan Direktur Federal Bureau of Investigation (FBI) Kash Patel di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (23/7). Pertemuan ini menyoroti penguatan kerja sama strategis menghadapi kejahatan transnasional yang kian kompleks.

Sejumlah isu prioritas dibahas, mulai dari perburuan buronan Interpol Red Notice, penanganan jaringan scam compounds, kejahatan siber, terorisme, hingga antisipasi peredaran narkotika jenis fentanyl.

Kejar Buronan Indosurya dan Wanaartha

Salah satu poin krusial adalah percepatan penanganan buronan lintas negara melalui Interpol Red Notice. Kapolri secara khusus meminta dukungan FBI dan otoritas Amerika Serikat dalam koordinasi penanganan buronan kasus penipuan dan penggelapan investasi besar di Indonesia.

Di sisi lain, Polri menegaskan komitmennya mendukung koordinasi dan proses hukum bagi warga negara AS yang terjerat perkara hukum di Indonesia.

Berantas Cyber Fraud dan Ancaman Fentanyl

Polri dan FBI juga memberikan perhatian serius terhadap maraknya jaringan penipuan daring terorganisasi, seperti pig butchering, love scam, Business Email Compromise (BEC), phishing, ransomware, hingga penyalahgunaan aset kripto.

Kedua pihak memetakan langkah pencegahan dini terhadap rantai pasok bahan kimia prekursor dan peredaran gelap fentanyl. Meski ancaman fentanyl belum meluas di Asia, Polri berkomitmen meningkatkan pengawasan, deteksi laboratorium, dan intelijen bersama FBI.

"Di tengah dinamika global, berbagai jenis kejahatan terus berkembang, seperti kejahatan siber, terorisme, tindak pidana perdagangan orang, dan kejahatan lainnya. Oleh karena itu, kerja sama internasional menjadi faktor penting dalam mendukung penegakan hukum," ujar Sigit.

Penguatan Kapasitas dan Pertukaran Intelijen

Kerja sama Polri dan FBI telah memiliki landasan kuat melalui Letter of Intent yang diperpanjang hingga 2029. Hingga kini, sebanyak 286 personel Polri telah mengikuti program pengembangan kapasitas dan pelatihan bersama FBI, termasuk di FBI Academy.

Direktur FBI Kash Patel menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang terjalin erat dengan Polri. Ia menegaskan komitmen FBI untuk terus memperkuat kolaborasi operasional dan pertukaran intelijen secara konkret dan berkelanjutan.

Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran Pejabat Utama Mabes Polri, di antaranya Kabaintelkam Komjen Yuda Gustawan, Kadensus 88 AT Irjen Sentot Prasetyo, Wakabareskrim Irjen Nunung Syaifuddin, serta para Direktur Tindak Pidana Bareskrim Polri. Di akhir audiensi, Kapolri menyerahkan cenderamata berupa Pedang Pati dan miniatur Candi Borobudur kepada Direktur FBI.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags