Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit, Daging Ayam, dan Minyak Goreng Naik

- Rabu, 22 Juli 2026 | 13:50 WIB
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit, Daging Ayam, dan Minyak Goreng Naik

Harga sejumlah komoditas pangan nasional mengalami pergerakan pada hari ini, Rabu (22/7/2026). Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, beberapa bahan pokok mencatat kenaikan, sementara yang lainnya justru turun.

Kenaikan harga terjadi pada beras kualitas bawah I yang naik 0,34 persen menjadi Rp14.750 per kilogram. Beras kualitas medium I dan II juga ikut naik masing-masing 0,31 persen dan 0,31 persen menjadi Rp16.400 dan Rp16.200 per kg. Cabai rawit hijau naik 0,67 persen menjadi Rp52.450 per kg, sementara daging ayam ras segar naik 1,04 persen menjadi Rp38.750 per kg. Daging sapi kualitas I naik tipis 0,03 persen menjadi Rp150.550 per kg. Minyak goreng curah naik 0,24 persen menjadi Rp20.550 per kg, dan telur ayam ras naik 2,07 persen menjadi Rp29.600 per kg.

Di sisi lain, sejumlah komoditas justru mengalami penurunan. Bawang merah turun 4,38 persen menjadi Rp42.600 per kg, bawang putih turun 1,93 persen menjadi Rp43.200 per kg, dan beras kualitas bawah II turun 0,34 persen menjadi Rp14.600 per kg. Mayoritas aneka cabai juga turun: cabai merah besar turun 2,26 persen menjadi Rp47.550 per kg, cabai merah keriting turun 2,54 persen menjadi Rp46.050 per kg, dan cabai rawit merah turun 5,16 persen menjadi Rp55.150 per kg.

Penurunan harga juga terjadi pada daging sapi kualitas II yang turun 0,46 persen menjadi Rp141.700 per kg, gula pasir kualitas premium turun 0,49 persen menjadi Rp20.300 per kg, minyak goreng kemasan bermerek I turun 0,41 persen menjadi Rp24.200 per kg, dan minyak goreng kemasan bermerek II turun 0,21 persen menjadi Rp23.400 per kg.

Sementara itu, beberapa komoditas masih bertahan di harga yang sama dengan hari sebelumnya. Beras kualitas super I tetap di level Rp17.650 per kg, beras kualitas super II di Rp17.150 per kg, dan gula pasir lokal di Rp19.100 per kg.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags