Kelompok Houthi yang berbasis di Yaman mengeluarkan peringatan keras kepada perusahaan pelayaran internasional: jangan memuat atau membongkar muatan di pelabuhan-pelabuhan Arab Saudi, atau kapal Anda akan menjadi sasaran serangan. Ancaman ini disampaikan melalui email yang dikirimkan kepada sejumlah perusahaan pelayaran pada Senin (20/7) dan mulai berlaku sejak pukul 12.01 GMT pada hari yang sama.
Peringatan tersebut muncul setelah Houthi mengumumkan blokade laut terhadap Arab Saudi, membuka potensi front baru di tengah ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Langkah ini juga meningkatkan risiko bagi pasokan energi global dan lalu lintas perdagangan di luar kawasan Teluk.
"Kapal-kapal dilarang memuat atau membongkar muatan di atau dari pelabuhan-pelabuhan mana pun di Saudi," demikian bunyi email yang diterbitkan oleh Pusat Koordinasi Operasi Kemanusiaan Houthi (HOCC) yang berbasis di Sanaa. "Kami sangat menyarankan perusahaan Anda untuk melakukan uji tuntas dan sangat berhati-hati dalam segala aktivitasnya."
Email tersebut menegaskan bahwa setiap kapal yang melanggar akan dikenakan sanksi dan berpotensi menjadi target di mana pun dalam jangkauan operasional Angkatan Bersenjata Yaman, sebutan Houthi untuk pasukan militernya.
Artikel Terkait
Iran Serang Tanker di Selat Hormuz, AS Gempur 10 Malam Berturut-turut
Visa Umrah Multiple-Entry Resmi Diluncurkan, Berlaku Setahun dengan Izin Tinggal 90 Hari
Iran Tembakkan Rudal Balistik ke Pangkalan Militer AS di Arab Saudi
Iran Perluas Serangan ke Arab Saudi, Pangkalan Militer AS Jadi Target