Pemerintah Amerika Serikat mengeluarkan peringatan keamanan global bagi warganya di seluruh dunia menyusul meningkatnya ketegangan dengan Iran. Departemen Luar Negeri AS, Senin (20/7/2026), meminta warga negara AS untuk meningkatkan kewaspadaan karena potensi eskalasi yang tidak terduga.
Dalam pernyataan resminya, Deplu AS menyebut lingkungan keamanan saat ini tetap kompleks. "Karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, lingkungan keamanan tetap kompleks dengan potensi eskalasi tidak terduga," demikian bunyi pernyataan tersebut, dikutip Selasa (21/7/2026).
Warga AS yang berada di Timur Tengah didesak untuk bersiap menghadapi kemungkinan pembatalan penerbangan, penutupan sementara wilayah udara, serta gangguan perjalanan lainnya. Mereka juga diimbau untuk memantau peringatan keamanan dari kedutaan dan konsulat AS, mengikuti panduan otoritas setempat, serta terus memperbarui informasi melalui pemberitaan.
Bagi warga AS di luar Timur Tengah, pemerintah menyarankan untuk mempertimbangkan kembali rencana perjalanan ke dan melalui kawasan tersebut. "Warga AS di luar Timur Tengah harus mempertimbangkan kembali perjalanan ke dan melalui kawasan tersebut," tulis pernyataan itu.
Deplu AS juga menyebutkan bahwa fasilitas diplomatik AS, termasuk yang berada di luar Timur Tengah, telah menjadi sasaran. Iran dan kelompok proksinya disebut mungkin menargetkan kepentingan AS lainnya di luar negeri atau lokasi yang terkait dengan kepentingan AS dan warganya di seluruh dunia.
Artikel Terkait
Pezeshkian: Saatnya Akhiri Perang, Iran di Posisi Kuat
Iran Siap Perluas Serangan ke Pangkalan AS di Eropa
Ketua Parlemen Iran Kecam Tekanan AS dan Sebut Pejabatnya Tak Kompeten
Membedah Klaim Jasa Amerika dalam Kemerdekaan Indonesia