Duel Hidup Mati Inggris vs Ghana di Grup L: Thomas Tuchel Waspadai Kebangkitan Benjamin Asare

- Rabu, 24 Juni 2026 | 06:15 WIB
Duel Hidup Mati Inggris vs Ghana di Grup L: Thomas Tuchel Waspadai Kebangkitan Benjamin Asare

Laga pemungkas Grup L Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Ghana di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Kamis (25/6/2026) dini hari WIB, akan menjadi penentu nasib kedua tim di turnamen. Tiga Singa saat ini memimpin klasemen dengan koleksi empat poin hasil satu kemenangan dan satu hasil imbang, sementara Ghana tertahan di posisi ketiga dengan dua poin dan wajib meraih kemenangan untuk menjaga asa lolos ke babak 32 besar.

Tekanan Besar di Pundak Thomas Tuchel

Pelatih Inggris Thomas Tuchel menghadapi ujian terberat sejak resmi menangani skuad The Three Lions. Timnya datang ke Amerika Serikat dengan status salah satu favorit juara, namun perjalanan di fase grup belum sepenuhnya meyakinkan. Inggris mengawali turnamen dengan hasil imbang 1-1 melawan Peru sebelum akhirnya bangkit mengalahkan Belgia 2-0 di laga kedua.

Tuchel dikenal sebagai pelatih yang teliti dalam membaca permainan lawan. Saat menghadapi Ghana, ia diprediksi akan menurunkan formasi 4-3-3 dengan Declan Rice sebagai jangkar di lini tengah. Rice yang tampil konsisten di dua pertandingan sebelumnya menjadi kunci dalam memutus serangan balik cepat Ghana yang mengandalkan kecepatan Iñaki Williams di sisi sayap.

"Kami menghormati Ghana sebagai lawan yang berbahaya. Mereka memiliki pemain-pemain berkualitas yang bisa menghukum kesalahan kecil," kata Tuchel dalam konferensi pers pra-pertandingan dikutip dari Liputan6. "Tapi kami datang untuk menang dan mengamankan posisi puncak grup."

Jude Bellingham yang menjadi motor serangan Inggris juga dalam performa apik. Gelandang Real Madrid itu mencatatkan satu gol dan dua assist sepanjang fase grup. Kontribusinya dalam membangun serangan dari lini kedua menjadi senjata utama yang patut diwaspadai lini pertahanan Ghana.

Benjamin Asare dan Misi Ghana Mengejutkan Dunia

Ghana datang ke laga ini dengan semangat juang tinggi setelah dua hasil imbang yang cukup menjanjikan. Kiper utama Benjamin Asare menjadi sorotan setelah performa gemilangnya di bawah mistar gawang. Torehan delapan penyelamatan krusial dalam dua laga menjadikannya salah satu kiper paling impresif di Piala Dunia 2026 sejauh ini.

Pelatih Ghana, Otto Addo, kemungkinan akan kembali mengandalkan duet Thomas Partey dan Mohammed Kudus di lini tengah. Kombinasi pengalaman Partey di Arsenal dan kreativitas Kudus di West Ham United menjadi andalan Ghana dalam membangun serangan. Sementara itu, Iñaki Williams yang berdarah Ghana-Spanyol dipercaya sebagai ujung tombak.

"Kami tidak datang ke sini hanya untuk jadi pelengkap. Kami ingin menunjukkan bahwa sepak bola Ghana bisa bersaing di level tertinggi," ujar Thomas Partey dikutip dari detikSport. "Melawan Inggris adalah kesempatan emas untuk membuktikan diri."

Ghana membutuhkan kemenangan untuk memastikan tempat di babak 32 besar. Hasil imbang masih memberi peluang jika Belgia tidak mengalahkan Peru di pertandingan lain. Namun skenario itu tidak ideal karena Ghana harus bergantung pada hasil tim lain.

Rekor Pertemuan dan Faktor X di Lapangan

Inggris dan Ghana belum pernah bertemu di ajang Piala Dunia sebelumnya. Satu-satunya pertemuan resmi kedua tim terjadi dalam laga persahabatan pada Maret 2023 yang berakhir 1-1. Namun konteks pertandingan kali ini jelas berbeda dengan tiket babak gugur yang menjadi taruhan.

Faktor X dalam pertandingan ini diprediksi akan datang dari sektor sayap. Bukayo Saka dari Inggris dan Iñaki Williams dari Ghana sama-sama memiliki kecepatan dan kemampuan satu lawan satu yang merepotkan. Pertarungan di sisi lapangan diprediksi akan menjadi penentu jalannya pertandingan.

Dari sisi taktik, Tuchel kemungkinan akan menerapkan pressing tinggi sejak menit awal untuk memaksa Ghana bermain terbuka. Strategi ini efektif saat Inggris menghadapi Belgia di laga kedua. Sementara Otto Addo diprediksi akan bermain lebih hati-hati dengan mengandalkan serangan balik cepat.

Pertandingan ini juga akan menjadi ajang pembuktian bagi Harry Kane. Kapten Inggris itu belum mencetak gol di Piala Dunia 2026 meskipun tampil cukup baik sebagai pengatur serangan. Kane akan berhadapan langsung dengan Alexander Djiku dan Mohammed Salisu yang menjadi palang pintu pertahanan Ghana.

Laga Inggris versus Ghana diprediksi berlangsung sengit dan penuh tekanan. Bagi Inggris, hasil imbang sudah cukup untuk memastikan langkah ke babak 32 besar. Namun bagi Ghana, hanya kemenangan yang bisa menjaga mimpi mereka tetap hidup di Piala Dunia 2026.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar