Warga di kawasan pegunungan Kelurahan Gurabunga, Tidore, Maluku Utara, terpaksa berjalan kaki sekitar satu kilometer untuk mengambil air bersih dari sumber mata air Ake Goa. Mereka melakukan ini setiap hari karena musim kemarau yang telah berlangsung dua bulan membuat sumber air lain mengering.
Kondisi ini memaksa warga untuk bergantung sepenuhnya pada mata air Ake Goa yang masih tersedia. Air yang diambil digunakan untuk memenuhi kebutuhan minum, mandi, dan keperluan rumah tangga lainnya. Pada Minggu (9/8/2026), terlihat warga mengisi jerigen-jerigen dengan air dari sumber tersebut.
Kesulitan air bersih ini menjadi masalah serius bagi warga yang tinggal di daerah pegunungan. Mereka harus menempuh jarak yang cukup jauh setiap kali mengambil air, sebuah beban tambahan di tengah kondisi kemarau yang berkepanjangan.
Artikel Terkait
Antisipasi El Nino, Pemkab Bone Kerahkan Armada Damkar untuk Aliri Sawah
BNPB Catat 34 Bencana dalam Dua Hari, Mayoritas Karhutla dan Kekeringan
Krisis Air di Bogor Meluas, 140 Ribu Warga Terdampak Kekeringan
DPRD DKI Desak Antisipasi Kekeringan Sejak Dini