Dua aparat keamanan, seorang anggota polisi dan seorang prajurit TNI Angkatan Udara, gugur setelah berupaya menyelamatkan seorang pelajar yang tenggelam di perairan Pantai Nirun Lear Ngursoin, Kota Tual, Maluku, pada Minggu sore. Keduanya meninggal dunia setelah terseret arus deras dan dihantam ombak besar saat melakukan pertolongan.
Kepala Bidang Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi, mengonfirmasi bahwa korban yang gugur adalah Briptu Nanda Tutupoho, personel Polda Maluku, dan Serda Rangga S, prajurit TNI AU yang bertugas di Lanud Dumatubun. Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 14.40 WIT di kawasan wisata yang terletak di Kecamatan Kei Kecil Selatan.
Menurut keterangan resmi, sekelompok pelajar SMP tengah berfoto di area tebing yang terpisah dari guru pendamping mereka. Tanpa diduga, salah seorang pelajar melompat dari tebing ke laut dan beberapa saat kemudian terlihat kesulitan berenang sambil berteriak meminta tolong. Teriakan tersebut menarik perhatian pengunjung pantai, termasuk Briptu Nanda dan Serda Rangga yang kebetulan berada di lokasi.
“Tanpa ragu, keduanya lantas terjun ke laut untuk memberikan pertolongan. Namun kondisi perairan sedang ombak besar dan arus yang kuat mengakibatkan keduanya terseret arus di area tebing pantai,” ujar Kombes Rositah dalam pernyataannya.
Warga yang menyaksikan insiden itu segera memberikan bantuan dan berhasil mengevakuasi pelajar yang tenggelam dalam keadaan selamat. Briptu Nanda dan Serda Rangga sempat ditemukan setelah terbawa arus, namun kondisi keduanya sudah kritis. Briptu Nanda dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit, sementara Serda Rangga mengembuskan napas terakhir setelah tiba di Puskesmas Danar.
Artikel Terkait
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa soal Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
PMI Jakarta Pusat Gelar Jumbara dan Jumtek, 1.725 Anggota PMR Dibekali Karakter Tanggap Darurat
KPK Limpahkan Berkas Tiga Eks Pejabat Bea Cukai ke Pengadilan, Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar
Portugal vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Hidup Mati Perebutkan Kemenangan Perdana di Grup K