Warga Swedia Paling Percaya pada Orang Asing di Dunia, Indonesia Alami Lonjakan Signifikan

- Minggu, 21 Juni 2026 | 16:30 WIB
Warga Swedia Paling Percaya pada Orang Asing di Dunia, Indonesia Alami Lonjakan Signifikan

Warga Swedia tercatat sebagai penduduk yang paling mudah percaya kepada orang asing di dunia, sebuah fenomena yang jarang ditemukan di negara lain. Temuan ini terungkap dalam laporan terbaru Pew Research Center yang dirilis pada Desember 2025, yang memotret tingkat kepercayaan sosial di 25 negara secara global.

Laporan tersebut menunjukkan adanya kontras tajam antarwilayah dan kelompok masyarakat. Dalam survei itu, sebanyak 83 persen orang dewasa di Swedia menyatakan bahwa kebanyakan orang dapat dipercaya. Angka ini menjadikan Swedia sebagai negara dengan tingkat kepercayaan tertinggi, sementara Turki menempati posisi terbawah dengan hanya 14 persen warganya yang memiliki kepercayaan kepada orang asing.

Indonesia turut masuk dalam daftar survei tersebut. Negara ini mencatatkan kenaikan signifikan dalam kepercayaan sosial. Saat ini, 53 persen warga Indonesia percaya kepada orang asing, meningkat tajam dari 41 persen pada tahun sebelumnya.

Analisis laporan itu mengaitkan tingginya kepercayaan sosial di Swedia dengan statusnya sebagai negara berpenghasilan tinggi. Hasil studi menemukan korelasi kuat antara kondisi ekonomi dan tingkat kepercayaan. Di negara-negara berpenghasilan tinggi, rata-rata tingkat kepercayaan mencapai 59 persen, sementara di negara berpenghasilan menengah hanya 27 persen.

Namun, Amerika Serikat menjadi pengecualian. Meskipun memiliki pendapatan per kapita tertinggi, tingkat kepercayaan di negara itu hanya 55 persen, setara dengan negara berkembang seperti Indonesia. Di negara maju seperti Swedia, orang dengan pendidikan lebih tinggi dan pendapatan lebih besar cenderung lebih mudah mempercayai orang asing dibandingkan mereka yang memiliki latar belakang pendidikan atau ekonomi lebih rendah.

Berikut adalah sepuluh negara dengan tingkat kepercayaan sosial tertinggi versi laporan tersebut: Swedia 83 persen, Belanda 79 persen, Kanada 73 persen, Jerman 72 persen, Australia 69 persen, Jepang 65 persen, Inggris 64 persen, Korea Selatan 64 persen, Spanyol 57 persen, dan Amerika Serikat 55 persen.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar