Tiga Direktur Merdeka Copper Gold Mundur Serempak, Tunggu Restu RUPS

- Jumat, 19 Juni 2026 | 14:40 WIB
Tiga Direktur Merdeka Copper Gold Mundur Serempak, Tunggu Restu RUPS

Tiga anggota direksi PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) secara bersamaan mengajukan pengunduran diri dari jabatannya. Keputusan itu diumumkan perseroan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia pada Jumat, 19 Juni 2026.

Corporate Secretary MDKA, Jessica J., menyatakan bahwa surat pengunduran diri telah diterima perseroan pada Rabu, 17 Juni 2026. Tiga nama yang mundur dari jajaran direksi adalah David Thomas Fowler, Jason Laurence Greive, dan Chrisanthus Supriyo.

"Pada tanggal 17 Juni 2026, perseroan telah menerima surat pengunduran diri dari Bapak David Thomas Fowler, Bapak Jason Laurence Greive, dan Bapak Chrisanthus Supriyo dari jabatannya selaku Direktur perseroan," ujar Jessica dalam keterangan resmi.

Meskipun telah menyampaikan niat mundur, ketiga direktur tersebut belum langsung melepaskan jabatannya. Jessica menjelaskan, pengunduran diri baru akan berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perseroan.

"Sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, permohonan pengunduran diri anggota Direksi tersebut akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham perseroan dan akan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham, yang akan diselenggarakan perseroan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," katanya.

Langkah ini, menurut Jessica, telah sesuai dengan ketentuan Pasal 9 huruf a Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. Hingga berita ini diturunkan, perseroan belum merinci alasan di balik pengunduran diri massal tersebut maupun jadwal penyelenggaraan RUPS.

Sementara itu, di tengah kabar ini, pergerakan saham MDKA justru mencatatkan penguatan. Pada penutupan perdagangan sesi I hari Jumat, harga saham emiten tambang itu naik 5,94 persen atau 170 poin ke level Rp3.030 per lembar.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar