Dimsum Kian Digemari di Makassar, Deretan Gerai dengan Harga Terjangkau Mulai Rp2.500 per Buah

- Jumat, 19 Juni 2026 | 13:00 WIB
Dimsum Kian Digemari di Makassar, Deretan Gerai dengan Harga Terjangkau Mulai Rp2.500 per Buah

Hidangan khas Tiongkok yang dikenal dengan nama dimsum semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia, termasuk di Kota Makassar, karena cita rasanya yang lezat serta ragam varian yang cocok dinikmati kapan pun, baik sebagai camilan maupun menu utama bersama keluarga.

Di Makassar, sejumlah gerai dimsum menawarkan harga yang terjangkau tanpa mengorbankan kualitas rasa, sehingga mampu bersaing dengan restoran besar. Sebelum membahas rekomendasinya, penting untuk memahami lebih dalam tentang makanan yang satu ini.

Dimsum merupakan hidangan tradisional Tiongkok yang terdiri atas aneka makanan berukuran kecil atau sekali suap. Sebagian besar dimsum diolah dengan cara dikukus, meskipun ada pula yang digoreng sehingga menghasilkan tekstur lebih renyah. Istilah dimsum berasal dari bahasa Kanton yang berarti “menyentuh hati”. Di negara asalnya, makanan ini identik dengan tradisi Yum Cha, yaitu menikmati aneka dimsum sambil menyeruput teh hangat saat sarapan atau makan siang. Kini, dimsum telah berkembang menjadi makanan favorit di berbagai negara, termasuk Indonesia, dengan pilihan isian yang semakin beragam.

Beberapa jenis dimsum yang populer di Indonesia antara lain hakau, yaitu dimsum berkulit tipis transparan dengan isian udang segar yang kenyal; siomai atau shumai, terbuat dari adonan daging ayam atau udang yang dibungkus kulit pangsit dengan bagian atas terbuka; bakpao, roti kukus bertekstur lembut berisi daging, kacang merah, atau aneka isian lainnya; serta lumpia kulit tahu, olahan kulit tahu yang diisi daging atau udang, kemudian digoreng hingga renyah.

Bagi warga Makassar yang ingin menikmati dimsum lezat tanpa menguras kantong, terdapat beberapa tempat yang patut dicoba. Salah satunya adalah Dimsum Kuy, gerai yang cukup populer di kalangan anak muda karena isian ayamnya yang padat dan gurih. Berdasarkan informasi dari akun Instagram resminya, Dimsum Kuy telah memiliki beberapa cabang di Kota Makassar, antara lain di Graha Lestari Makassar C1/10, BTP Ruko Blok M Nomor 1, serta Jalan Onta Lama Nomor 107. Harga satu paket dimsum mulai sekitar Rp30 ribuan, dan tersedia pula paket party yang cocok untuk acara ulang tahun, arisan, atau kumpul bersama keluarga dan teman.

Sementara itu, Dimsum Gembira juga menjadi pilihan yang diminati masyarakat Makassar. Gerai ini tersebar di beberapa kawasan strategis seperti Panakkukang, Daya, Andalas, Sudiang, dan Onta, sehingga mudah dijangkau. Menu yang ditawarkan cukup beragam dengan harga mulai Rp15 ribu per paket. Dengan banderol tersebut, Dimsum Gembira menjadi favorit bagi pelajar, mahasiswa, hingga pekerja yang ingin menikmati camilan lezat tanpa mengeluarkan banyak uang. Informasi alamat lengkap setiap outlet dapat diakses melalui akun Instagram resmi Dimsum Gembira.

Di sisi lain, Dimsum Bu Yanti terkenal dengan harga murah dan pilihan menu yang beragam. Keunggulannya terletak pada sistem penjualan satuan, di mana setiap buah dimsum dibanderol mulai Rp2.500. Konsep ini memungkinkan pelanggan mencoba berbagai varian tanpa harus membeli satu paket sekaligus. Dimsum Bu Yanti telah memiliki sekitar 24 outlet yang tersebar di berbagai sudut Kota Makassar, dan lokasi terdekat dapat ditemukan melalui Google Maps atau aplikasi pemesanan makanan online. Dengan banyaknya pilihan outlet dan harga yang terjangkau, tak heran jika gerai ini menjadi destinasi favorit pencinta dimsum di Makassar.

Selain rasanya yang lezat, dimsum juga menjadi pilihan kuliner yang fleksibel karena bisa dinikmati bersama teman, keluarga, maupun rekan kerja. Dengan banyaknya gerai di Makassar yang menawarkan harga terjangkau, masyarakat memiliki lebih banyak alternatif untuk menikmati hidangan khas Tiongkok tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar