Pemain Tertua Pencetak Gol di Piala Dunia: Roger Milla Masih Tak Terkalahkan

- Kamis, 18 Juni 2026 | 16:00 WIB
Pemain Tertua Pencetak Gol di Piala Dunia: Roger Milla Masih Tak Terkalahkan

Usia bukan lagi sekadar angka di panggung terbesar sepak bola dunia. Sejumlah pemain veteran justru menorehkan sejarah dengan mencetak gol di Piala Dunia ketika karier mereka sudah berada di senja, membuktikan bahwa pengalaman dan kualitas teknik mampu mengalahkan batas usia. Nama-nama besar seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo memang masuk dalam daftar elite itu, tetapi rekor sebagai pencetak gol tertua sepanjang masa masih dipegang oleh legenda yang telah lama pensiun.

Piala Dunia selalu menjadi panggung bagi kisah tak terduga dari berbagai generasi pesepak bola. Tidak hanya pemain muda yang bersinar, para veteran juga kerap menorehkan catatan bersejarah di turnamen empat tahunan tersebut. Mencetak gol di ajang ini merupakan pencapaian prestisius bagi setiap pemain, namun ketika gol itu lahir di usia senja, nilainya menjadi jauh lebih istimewa.

Sejumlah pemain bahkan masih mampu tampil kompetitif di atas usia 35 tahun. Beberapa di antaranya tetap tajam meskipun mayoritas rekan seusianya sudah pensiun dari sepak bola profesional. Rekor pencetak gol tertua di Piala Dunia menjadi bukti bahwa kecerdasan dan jam terbang tinggi bisa menjadi senjata ampuh di level tertinggi.

Legenda Swedia, Gunnar Gren, menempati urutan kelima dalam daftar ini. Ia mencatatkan namanya saat tampil di edisi 1958 dengan mencetak gol penting ke gawang Jerman Barat pada babak semifinal. Pertandingan berlangsung ketat setelah kedua tim saling berbalas gol di babak pertama, sebelum Gren membawa Swedia berbalik unggul dan Kurt Hamrin memastikan kemenangan 3-1. Kemenangan tersebut mengantar Swedia melaju ke final menghadapi Brasil, namun langkah mereka terhenti setelah kalah 2-5 dari tim yang diperkuat Pele.

Sementara itu, Cristiano Ronaldo menorehkan catatan penting saat Piala Dunia 2022 di Qatar. Ia mencetak gol dalam laga fase grup Portugal melawan Ghana melalui eksekusi penalti pada menit ke-65 setelah dirinya dilanggar di kotak terlarang. Catatan itu sempat menjadikannya salah satu pencetak gol tertua dalam sejarah turnamen, namun rekor tersebut kemudian dilampaui rekan setimnya, Pepe, di turnamen yang sama. Portugal akhirnya menang 3-2 dan keluar sebagai juara grup, meskipun langkah mereka harus terhenti di babak perempat final.

Di sisi lain, Lionel Messi kembali menambah daftar rekornya di Piala Dunia 2026. Kapten Argentina itu mencetak gol ke gawang Aljazair pada fase grup, yang menjadi momen spesial karena terjadi dalam penampilan ke-200 Messi bersama tim nasional Argentina. Laga tersebut juga menjadi penampilan keenamnya di Piala Dunia. Dengan torehan tersebut, Messi naik ke posisi ketiga daftar pencetak gol tertua sepanjang sejarah turnamen. Gol itu juga menjadi gol ke-14 Messi di Piala Dunia, hadir 20 tahun setelah gol debutnya di Piala Dunia 2006 melawan Serbia dan Montenegro.

Bek Portugal, Pepe, membuktikan bahwa peran bertahan pun bisa berkontribusi dalam sejarah gol Piala Dunia. Ia mencetak gol saat menghadapi Swiss di babak 16 besar Piala Dunia 2022. Meskipun sorotan utama tertuju pada hattrick Goncalo Ramos, Pepe mencuri perhatian lewat gol sundulan penting yang memperbesar keunggulan Portugal menjadi 2-0. Ia menyambut umpan sepak pojok Bruno Fernandes dengan lompatan sempurna yang tak mampu dihentikan kiper Yann Sommer. Gol itu menjadikan Pepe sebagai pencetak gol tertua di fase gugur Piala Dunia sekaligus menempatkannya di posisi kedua secara keseluruhan.

Namun, rekor puncak masih dipegang oleh legenda Kamerun, Roger Milla. Ia mencatatkan namanya sebagai pencetak gol tertua dalam sejarah Piala Dunia pada edisi 1994 saat menghadapi Rusia. Meskipun Kamerun kalah telak 1-6, Milla tetap berhasil mencetak gol hiburan yang bersejarah. Sebelumnya, Milla sudah lebih dulu mencetak dua gol di Piala Dunia 1990 saat menghadapi Kolombia. Namun, rekor tertingginya tercipta empat tahun kemudian di usia 42 tahun lebih 39 hari. Laga melawan Rusia itu juga menjadi penampilan terakhirnya di Piala Dunia. Meskipun sempat tersorot oleh lima gol Oleg Salenko dalam pertandingan yang sama, rekor Milla tetap tak tersentuh hingga kini.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar