Harga Emas Antam Naik Tipis, Buyback Melonjak Rp14.000 per Gram pada Rabu

- Rabu, 17 Juni 2026 | 10:00 WIB
Harga Emas Antam Naik Tipis, Buyback Melonjak Rp14.000 per Gram pada Rabu

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatatkan penguatan pada perdagangan Rabu, 17 Juni 2026, di tengah fluktuasi pasar logam mulia. Kenaikan ini tidak hanya terjadi pada harga jual, tetapi juga pada harga buyback atau pembelian kembali yang melonjak lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya.

Berdasarkan data yang tercantum di laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam untuk ukuran satu gram berada di level Rp2.733.000 per gram. Angka tersebut naik Rp4.000 dari posisi perdagangan sebelumnya. Kenaikan yang relatif tipis ini tetap menjadi sinyal positif bagi pelaku pasar yang memantau pergerakan harga emas setiap hari.

Sementara itu, harga buyback emas Antam mengalami peningkatan yang jauh lebih signifikan. Nilai pembelian kembali bertambah Rp14.000 menjadi Rp2.514.000 per gram. Kenaikan ini tentu menjadi kabar menggembirakan bagi para investor yang berencana menjual kembali emas batangan yang dimilikinya dalam waktu dekat. Selisih antara harga jual dan harga buyback pun sedikit menyempit, mencerminkan kondisi pasar yang lebih menguntungkan bagi pemilik emas.

Untuk berbagai pecahan ukuran, harga emas Antam pada hari ini bervariasi. Emas dengan berat 0,5 gram dibanderol seharga Rp1.416.500, sementara untuk ukuran 2 gram mencapai Rp5.406.000. Pecahan 5 gram dijual seharga Rp13.440.000, dan ukuran 10 gram berada di angka Rp26.825.000. Untuk ukuran yang lebih besar, emas 25 gram dihargai Rp66.937.000, sedangkan ukuran 50 gram mencapai Rp133.795.000. Harga emas 100 gram tercatat Rp267.512.000, dan ukuran 250 gram senilai Rp668.515.000. Adapun untuk ukuran 500 gram, harganya mencapai Rp1.336.820.000, dan untuk logam mulia seberat 1.000 gram atau satu kilogram, banderolnya menyentuh Rp2.673.600.000.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar