Kementerian Imigrasi Buka Layanan Paspor di CFD Jakarta untuk Akomodasi Warga yang Sibuk di Hari Kerja

- Minggu, 24 Mei 2026 | 10:25 WIB
Kementerian Imigrasi Buka Layanan Paspor di CFD Jakarta untuk Akomodasi Warga yang Sibuk di Hari Kerja

Kementerian Imigrasi membuka layanan pembuatan paspor di tengah keramaian Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, pada Minggu (24/5/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya menjangkau masyarakat yang selama ini kesulitan mengurus dokumen perjalanan pada hari kerja.

Direktur Visa dan Dokumen Perjalanan, Eko Budianto, menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari tingginya antusiasme warga yang memiliki kesibukan padat di hari kerja. “Kita ketahui bersama bahwa masyarakat di hari kerja tentu banyak kesibukan dalam aktivitas usaha dan kerjanya. Nah, maka dari itu kita melihat ini menjadi satu animo masyarakat, kita buka layanan di hari Minggu,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Meski demikian, Eko mengakui bahwa lokasi layanan paspor di CFD masih bersifat sementara dan kerap berpindah-pindah. Ia berharap ke depannya tempat ini bisa menjadi permanen. “Semoga bisa permanen ke depannya karena ini bagian dari kepastian masyarakat ketika pada hari Minggu masyarakat harus menuju satu lokasi layanan menjadi jelas, yaitu dengan Wisma KEIAI,” kata dia.

Untuk tahap awal, jumlah pemohon yang dilayani sengaja dibatasi. Hingga hari ini, layanan telah menjangkau 50 pemohon. “Kenapa kita batasi 50 pemohon? Karena kita ketahui bersama ini momen CFD, jadi ketika selesai CFD, kita juga selesai,” jelas Eko.

Sementara itu, seorang warga bernama Asma Abu mengaku lebih menyukai kegiatan di ruang terbuka seperti layanan paspor di CFD ini. Ia rela bangun pagi di akhir pekan demi mengurus dokumen tersebut. “Enak, (proses) cepat. Sudah itu kan istilahnya kalau di tempat terbuka ini kan enggak grogi. Jadi sambil lihat-lihat,” ujar Asma.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar