Veda Ega Tertahan di Posisi 19 pada Latihan Perdana Moto3 Catalunya

- Sabtu, 16 Mei 2026 | 10:01 WIB
Veda Ega Tertahan di Posisi 19 pada Latihan Perdana Moto3 Catalunya

Veda Ega Pratama mengawali seri Moto3 Catalunya 2026 dengan langkah tertatih setelah hanya mampu menempati posisi ke-19 pada sesi latihan (practice) di Sirkuit Catalunya, Jumat (15/5/2026). Pembalap muda Indonesia itu mengakui bahwa performanya belum optimal akibat sejumlah kendala teknis yang ia hadapi sejak sesi pagi. Hasil tersebut memaksanya untuk memulai sesi kualifikasi dari Q1, sebuah fase penentuan yang harus ia lalui demi memperebutkan tiket menuju Q2.

Meskipun hasil akhir tidak sesuai harapan, Veda mengaku tidak larut dalam kekecewaan. Justru, ia melihat adanya perkembangan positif setelah melalui awal sesi yang penuh tantangan. Ia menegaskan bahwa kondisi lintasan menjadi faktor utama yang menghambat lajunya.

“Hari ini sedikit sulit karena sejak awal kondisi yang ada sangat menyulitkan dengan temperatur rendah dan tidak banyak cengkeraman yang bisa dirasakan di trek,” ungkap Veda.

Pembalap Honda Team Asia itu menjelaskan bahwa rendahnya temperatur lintasan membuatnya kesulitan menemukan grip dan rasa percaya diri saat mengendarai motor pada sesi pagi. Namun, perlahan-lahan ia bersama tim mampu meningkatkan sejumlah aspek. “Saat sesi pagi, saya kesulitan untuk merasa benar-benar percaya diri di atas motor, namun perlahan, kami bisa meningkatkan sejumlah hal bersama tim. Di sesi siang, saya merasa lebih baik dibandingkan dengan FP1,” katanya.

Sementara itu, peningkatan performa pada sesi siang belum cukup untuk membawanya menembus posisi aman menuju Q2. Veda mengungkapkan bahwa momen penentuan lap cepat justru terganggu oleh kepadatan lalu lintas di lintasan. “Sayangnya, saat momen terakhir melakukan attack, saya terkendala banyak pembalap di depan sehingga saya tidak bisa mendapatkan lap yang benar-benar bersih, jadi posisi akhir bukanlah seperti yang kami harapkan,” ujarnya.

Kondisi traffic di Moto3 memang kerap menjadi faktor penentu hasil sesi kualifikasi maupun latihan. Slipstream dan jarak antarpembalap sering kali memengaruhi catatan waktu secara signifikan. Meski demikian, Veda tetap optimistis menghadapi sesi berikutnya. “Tetapi, saya tetap berpikir bahwa potensi ada dan kami tahu area yang bisa kami tingkatkan untuk sesi esok (Sabtu). Target saat ini adalah tampil bagus di kualifikasi pertama, bertarung untuk lolos ke kualifikasi kedua dan bersiap untuk balapan,” tuturnya.

Di sisi lain, meskipun masih berstatus rookie, performa Veda musim ini terbilang impresif. Ia untuk sementara berada di posisi kelima klasemen Moto3 2026, sebuah pencapaian yang membuatnya mulai diperhitungkan sebagai salah satu talenta muda Asia yang mampu bersaing di level dunia. Konsistensinya dalam mengumpulkan poin menjadi modal penting untuk menghadapi seri-seri berikutnya, termasuk di Catalunya yang dikenal sebagai salah satu sirkuit teknis dan menuntut adaptasi tinggi.

Di tengah perjuangan Veda, pembalap Malaysia Hakim Danish justru tampil dominan pada hari pertama. Pembalap berusia 18 tahun itu sukses menjadi yang tercepat dalam dua sesi sekaligus, yakni FP1 dan practice. Rider dari Aeon Credits-MT Helmets-MSi tersebut berhasil mengungguli sejumlah pembalap papan atas Moto3 seperti Adrian Fernandez, Alvaro Carpe, Valentin Perrone, hingga pemimpin klasemen sementara Maximo Quiles.

“Syukur alhamdulillah, hari ini saya bisa meraih posisi pertama di dua practice [FP1 dan practice]. Saya pun merasa sangat percaya diri dengan motor saya dan juga feeling saya soal lintasan ini,” ujar Danish. “Tadi saya berusaha tetap fokus dan berusaha sekuat tenaga di setiap lap, dan kemudian saya bisa menjadi yang tercepat,” katanya melanjutkan.

Meskipun hanya berada di posisi ke-19, peluang Veda Ega untuk bangkit masih cukup terbuka. Perbedaan waktu antar pembalap Moto3 biasanya sangat tipis sehingga perubahan kecil dalam setup motor bisa memberikan dampak besar. Selain itu, pengalaman Veda dalam membaca ritme balapan mulai terlihat semakin matang. Jika mampu mendapatkan lap bersih di Q1, bukan tidak mungkin ia bisa lolos ke Q2 dan memperbaiki posisi start.

Tantangan terbesar Veda saat ini adalah menjaga konsistensi feeling terhadap motor, terutama dalam kondisi lintasan dengan grip rendah seperti Catalunya. Jika mampu mengatasi masalah tersebut, pembalap Indonesia itu tetap punya peluang mencuri poin penting pada balapan utama.

Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Sabtu, 16 Mei 2026, FP2 Moto3 pukul 13.40-14.10 WIB, Q1 Moto3 pukul 17.45-18.00 WIB, Q2 Moto3 pukul 18.10-18.25 WIB. Minggu, 17 Mei 2026, Race Moto3 (18 lap) pukul 16.00 WIB.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar