Kemenangan dramatis berhasil diraih AS Roma saat bertandang ke markas Parma dalam lanjutan pekan ke-36 Liga Italia 2025/26. Bertanding di Stadio Ennio Tardini, Minggu (10/5/2026), tim berjuluk Giallorossi itu memastikan tiga poin setelah menekuk tuan rumah dengan skor 3-2 melalui sejumlah gol di masa injury time.
Dua gol dari Donyell Malen dan satu gol dari Devyne Rensch menjadi penentu kemenangan tim asuhan Gian Piero Gasperini. Hasil ini menjaga asa Roma untuk tetap bersaing mendapatkan tiket menuju Liga Champions musim depan. Saat ini, Roma menempati peringkat kelima klasemen sementara dengan 67 poin dari 36 pertandingan, sementara Parma berada di posisi ke-13 dengan 42 poin.
Roma sebenarnya sempat mencetak gol cepat pada menit kesembilan melalui Donyell Malen. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena sang penyerang lebih dulu berada dalam posisi offside. Malen akhirnya benar-benar membawa Roma unggul pada menit ke-22. Penyerang asal Belanda itu sukses memanfaatkan umpan Paulo Dybala untuk menaklukkan kiper Parma dan mengubah skor menjadi 1-0. Keunggulan Roma bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Parma langsung merespons. Tepat pada menit ke-47, Gabriel Strefezza mencetak gol penyeimbang lewat tembakan mendatar yang gagal dijangkau kiper Roma, Mile Svilar. Gol tersebut membuat pertandingan kembali berjalan terbuka. Parma bahkan berbalik unggul pada menit ke-87. Mandela Keita melepaskan tembakan keras yang meluncur deras ke gawang Roma tanpa mampu dihentikan Svilar. Keunggulan 2-1 membuat tuan rumah berada di ambang kemenangan.
Namun, Roma menunjukkan mental kuat pada masa injury time. Pada menit ke-94, Devyne Rensch berhasil mencetak gol penyama kedudukan setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Parma. Bek asal Belanda itu menyambar bola sodoran Daniel Ghilardi dengan sepakan mendatar untuk mengubah skor menjadi 2-2. Drama belum berakhir. Pada menit ke-98, wasit meninjau tayangan VAR terkait insiden antara Sascha Britschgi dan Rensch di dalam kotak penalti Parma.
Setelah melakukan pengecekan, wasit memutuskan Britschgi melakukan pelanggaran terhadap Rensch dan menghadiahkan penalti untuk Roma. Britschgi juga diganjar kartu kuning kedua sehingga harus meninggalkan lapangan. Donyell Malen yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-101. Gol tersebut memastikan kemenangan dramatis 3-2 bagi Roma.
Dalam pertandingan tersebut, Parma menurunkan formasi 3-5-2 dengan Suzuki di bawah mistar, serta Delprato, Circati, Troilo, Valenti, dan Valeri di lini belakang. Sementara itu, Roma mengandalkan skema 3-4-2-1 yang diperkuat Svilar, Mancini, Ndicka, Hermoso, serta duet Celik dan Rensch di sisi sayap.
Artikel Terkait
59% Emiten Penuhi Aturan Free Float 15%, BEI Beri Tenggat Hingga 2029 bagi yang Belum Patuh
Banjir Rendam 657 Rumah di Kendari, Hampir 3.000 Warga Terdampak
Tiga Suporter Terluka Akibat Bentrok Usai Nobar Persib vs Persija di Sukabumi
Peso Filipina Terus Tertekan Dolar AS Akibat Lonjakan Harga Minyak dan Konflik Global