Laba Saudi Aramco Tembus Rp565 Triliun di Tengah Blokade Selat Hormuz

- Minggu, 10 Mei 2026 | 22:35 WIB
Laba Saudi Aramco Tembus Rp565 Triliun di Tengah Blokade Selat Hormuz

Meskipun ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat, Saudi Aramco mencatatkan kinerja keuangan yang impresif pada tiga bulan pertama tahun ini. Perusahaan minyak dan gas raksasa milik Kerajaan Arab Saudi itu membukukan pendapatan yang menembus angka dua ribu triliun rupiah sepanjang Januari hingga Maret 2026.

Laba bersih perusahaan melonjak hingga 25 persen menjadi 32,5 miliar dolar AS, atau setara dengan Rp565 triliun berdasarkan asumsi kurs Rp17.400 per dolar AS. Capaian ini melampaui konsensus pasar yang sebelumnya memperkirakan laba sebesar 30,95 miliar dolar AS. Kinerja tersebut didorong oleh peningkatan penjualan minyak yang tumbuh 11,4 persen dibandingkan kuartal sebelumnya, mencapai 115,49 miliar dolar AS atau sekitar Rp2.010 triliun.

Di tengah blokade Selat Hormuz, Aramco mengandalkan jalur pipa dari wilayah timur ke barat yang saat ini beroperasi pada kapasitas penuh. Jalur ini menjadi andalan untuk menjaga pasokan tetap mengalir ke pelanggan global. Kepala Eksekutif Saudi Aramco, Amin Nasser, sebelumnya telah memperingatkan konsekuensi serius apabila Selat Hormuz ditutup. Namun, ia menegaskan bahwa kinerja perusahaan pada kuartal pertama tahun ini menunjukkan ketahanan yang kuat dan kemampuan operasional yang adaptif di tengah lingkungan geopolitik yang kompleks.

Langkah Iran yang memblokade Selat Hormuz dalam konfliknya dengan Israel dan Amerika Serikat mendorong Aramco untuk meningkatkan aliran minyak dari pusat produksi di wilayah timur menuju Pelabuhan Yanbu di Laut Merah. Nasser menjelaskan bahwa pipa Timur-Barat yang telah mencapai kapasitas maksimal tujuh juta barel per hari telah membuktikan diri sebagai jalur pasokan yang krusial.

"Pipa ini membantu meredam guncangan energi global dan memberikan bantuan kepada pelanggan yang terdampak kendala pengiriman di Selat Hormuz," ujarnya dalam pernyataan yang dikutip dari Reuters pada Minggu, 10 Mei 2026.

Selama kuartal pertama tahun ini, Aramco juga merealisasikan belanja modal sebesar 12,1 miliar dolar AS. Perusahaan memberikan panduan bahwa total belanja modal sepanjang tahun ini diperkirakan berada di kisaran 50 hingga 55 miliar dolar AS.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar