Setelah berhasil mengidentifikasi pelaku, tim polisi bergerak cepat. JE akhirnya berhasil ditangkap di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, berbekal pemeriksaan rekaman CCTV.
Lalu, apa motif di balik aksi nekat ini? Menurut Seto, penyebabnya adalah kerinduan. JE merasa putus asa karena sudah tiga bulan terakhir tak bisa menghubungi mantan istrinya, yang memegang hak asuh anak. Akses untuk bertemu anaknya pun tertutup sama sekali.
“Tim Opsnal melakukan interogasi terhadap pelaku dan pelaku tersebut (mengaku) mengambil paksa anak tersebut karena mantan istri tidak bisa dihubungi sejak tiga bulan lalu. Sampai saat ini pelaku tidak bisa atau tidak ada akses untuk bertemu dengan anaknya,” ungkap Kapolsek.
Kini, JE dan JP telah diamankan di Polsek Kelapa Gading. Tapi ceritanya belum selesai. Polisi masih memburu seorang tersangka lain, yaitu DB, yang diduga ikut terlibat dalam perencanaan penculikan ini. Kasus yang berawal dari kerinduan seorang ayah ini, akhirnya berujung di sel tahanan.
Artikel Terkait
Sekutu Trump Ancam Bunuh Khamenei di Tengah Gelombang Demo Iran
Suzuki Pastikan Suku Cadang Baleno Tetap Tersedia Meski Sudah Pensiun
Raja Ampat Pasang Tarif Masuk Baru: Rp 1 Juta untuk Turis Asing
Layanan Kesehatan di Wilayah Banjir Sumatera Mulai Bangkit, 87 RS Kembali Beroperasi