Polisi sudah mengirim surat panggilan klarifikasi untuk Inara Rusli. Panggilan ini muncul menyusul laporan Wardatina Mawa yang menuding Inara berselingkuh dengan Insanul Fahmi, suami Mawa sendiri.
Di sisi lain, bukan cuma jadi pihak yang dilaporkan. Inara juga mengambil langkah hukum dengan melaporkan Insanul Fahmi atas dugaan penipuan. Jadi, kasusnya jadi saling laporkan.
"Untuk undangan klarifikasi sudah dilayangkan semua," jelas Kasubdit Penmas AKBP Reonald T Simanjuntak saat ditemui di kantornya, Rabu (17/12).
Soal kapan tepatnya Inara akan dipanggil, Reonald belum mau buka-bukaan. Tapi dia menegaskan, laporan yang masuk lebih dulu akan diproses terlebih dahulu. Logis saja.
"Nanti akan kita sampaikan bagaimana, hadir atau tidak dari kedua belah pihak," tuturnya.
Proses Masih Berjalan, Polisi Minta Waktu
Menurut Reonald, pihaknya sedang mendalami dua posisi Inara dalam kasus ini: sebagai terlapor dalam laporan perselingkuhan, sekaligus sebagai pelapor dalam kasus dugaan penipuan. Situasinya cukup rumit.
"Kami mohon waktu karena penyelidik masih terus berproses. Penyelidikan masih terus berproses ya," ucap Reonald, menekankan bahwa timnya masih bekerja.
Dia mengungkapkan, pengumpulan keterangan dan alat bukti tambahan masih terus dilakukan. Semua butuh ketelitian.
"Ya, saat ini sedang pengumpulan alat bukti. Nanti hasilnya akan kita rilis lebih lanjut," ungkapnya singkat.
Laporan awal bermula dari Wardatina Mawa yang melaporkan suaminya, Insanul Fahmi, dan Inara Rusli ke Polda Metro Jaya. Tuduhannya perselingkuhan dan perzinaan.
Mawa disebut-sebut tak main-main. Dia melampirkan sejumlah bukti, termasuk rekaman CCTV yang katanya menguatkan dugaan perselingkuhan tersebut.
Tak terima, Inara pun membalas. Dia melaporkan Insanul dengan pasal penipuan. Dan sebagai bentuk akhir dari semua keributan ini, Inara dikabarkan sudah memutuskan untuk mengakhiri pernikahan sirinya dengan Insanul Fahmi. Babak baru pun dimulai.
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun