Geliat Merger dan Akuisisi Global Tembus Rp75 Ribu Triliun
Transaksi merger dan akuisisi di seluruh dunia benar-benar meledak tahun ini. Nilainya mencapai angka fantastis: USD4,5 triliun, atau kalau dirupiahkan sekitar Rp75 ribu triliun. Cukup gila, bukan?
Angka itu, berdasarkan data Bloomberg yang dirilis Selasa lalu, melonjak hampir 40 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. Bahkan, ini disebut-sebut sebagai rekor tertinggi kedua sepanjang sejarah. Aktivitas korporasi global tampaknya sedang tidak main-main.
Lalu, apa yang mendorong semua ini? Ben Wallace, seorang analis di Goldman Sachs Group Inc, punya pandangannya. Ia menangkap sebuah sentimen khusus di kalangan eksekutif.
Di sisi lain, faktor psikologis dan ‘ikut-ikutan’ juga berperan. Maggie Flores, Mitra di firma hukum ternama Kirkland & Ellis, menggambarkannya dengan gamblang.
Artikel Terkait
Ammar Zoni Protes Penempatan di Nusakambangan: Saya Bukan Penjahat Besar
No Na Rilis Work (+62), Video Musik yang Sorot Kekuatan Fisik dan Tarian
Banjir Longsor Cisarua, BRI Bergerak Cepat Bantu Korban dan Trauma Healing
Tiga Puluh RT di Jakarta Masih Terendam, Warga Terpaksa Mengungsi