katanya. Airlangga melihat langkah VinFast ini bisa menjadi contoh bagus dalam membangun citra mobil nasional yang tangguh.
Pembangunan pabrik yang dimulai pertengahan 2024 lalu itu punya kapasitas produksi cukup besar: 50 ribu unit per tahun. Mereka juga berencana menyerap tenaga kerja, mulai dari 1.000 hingga 3.000 orang. Lumayan, kan?
Fasilitas di dalamnya terbilang lengkap. Ada Body Shop, area perakitan umum atau General Assembly Shop, Paint Shop, dan tentu saja area pengujian. Intinya, proses produksi dari awal sampai akhir bisa dilakukan di sana.
Lalu, mobil apa yang bakal pertama kali keluar dari pabrik ini? Jawabannya adalah VF 3, mobil listrik mungil yang cocok untuk mobilitas urban. Rencananya, model-model terbaru lainnya akan menyusul kemudian. VinFast sepertinya tak mau setengah-setengah.
Jadi, ini baru awal. Perjalanan mereka di Indonesia baru saja dimulai.
Artikel Terkait
DPR Gelar Rapat Khusus, Polisi Ungkap Foto Pelaku Penyiraman KontraS
Empat Prajurit BAIS TNI Ditahan Terkait Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
Menkes Imbau Pemudik Motor Istirahat Tiap 2-3 Jam untuk Antisipasi Kecelakaan di Jalur Arteri
Askrindo Berangkatkan Ratusan Pemudik Gratis dengan Asuransi Jelang Lebaran 2026