Maskapai nasional Arab Saudi, Saudia Airlines, baru saja menyabet penghargaan bergengsi. Dalam ajang Aviation Business Middle East Awards 2025, mereka dinobatkan sebagai pemilik "Kelas Ekonomi Terbaik". Prestasi ini tentu bukan pencapaian biasa di industri penerbangan yang sangat kompetitif.
Menurut keterangan resmi yang beredar, Rossen Dimitrov, sang Kepala Bagian Pengalaman Tamu, menyambut gembira penghargaan ini. Baginya, gelar tersebut adalah bukti nyata komitmen maskapai untuk terus meningkatkan kenyamanan penumpang.
"Menerima gelar bergengsi ini adalah momen membanggakan kami semua di Saudia. Ini mencerminkan dedikasi, inovasi, dan semangat tim kali yang bekerja tanpa lelah untuk meningkatkan setiap aspek perjalanan tamu," ujar Dimitrov.
Hebatnya, prestasi mereka tak berhenti di situ. Maskapai ini juga masuk dalam jajaran terbaik untuk kategori "Kelas Utama Terbaru 2025". Artinya, kualitas layanan premium mereka pun diakui, tak hanya untuk kelas ekonomi.
Aviation Business Middle East Awards sendiri dikenal sebagai platform terkemuka di kawasan. Ajang ini rutin merayakan inovasi dan keunggulan layanan di dunia penerbangan. Jadi, meraih penghargaan di sini jelas punya bobot yang besar.
Ke depan, Dimitrov menegaskan bahwa perjalanan mereka belum selesai. Fokusnya adalah pada pengembangan jaringan global dan pemberian pengalaman terbaik bagi setiap penumpang.
"Seiring berkembangnya jaringan global kami dan modernisasi armada, kami tetap fokus untuk memberikan pengalaman perjalanan kelas dunia yang lancar dan tanpa hambatan," katanya.
Transformasi besar-besaran memang sedang dijalani oleh Saudia. Mereka gencar melakukan inovasi digital, program retrofit kabin secara menyeluruh, dan tentu saja, memperluas armada. Semua demi satu tujuan: meningkatkan pelayanan.
Dimitrov juga memberi sedikit bocoran tentang fasilitas yang dinanti-nanti. "WiFi berkecepatan tinggi pada penerbangan juga kini tersedia di beberapa pesawat tertentu. Kami menargetkan ketersediaan penuh di seluruh armada sebelum 2027," pungkasnya.
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun