“Ekonomi sedikit mengalami kontraksi dalam tiga bulan terakhir karena produksi kembali turun dan pertumbuhan sektor jasa terhenti,” ujarnya.
“Dalam produksi, terjadi kelemahan yang berkelanjutan di sektor manufaktur mobil, dengan industri hanya sedikit pulih pada Oktober dari penurunan output yang signifikan pada bulan sebelumnya,” tambah McKeown.
Memang, masalah produksi di Jaguar Land Rover pada September lalu memberi pukulan telak bagi sektor manufaktur. Rasanya, pemulihan masih jauh dari kata mudah.
Artikel Terkait
Pramono Anung Perpanjang WFH dan Sekolah Daring hingga Awal Februari
Ilmuwan Ungkap Suhu Rahasia untuk Kue Kering Sempurna
Emas Antam Tembus Rp3,1 Juta per Gram, Catat Rekor Baru dalam Sehari
BTN Pacu Pertumbuhan, Rumah Subsidi Tetap Jadi Tulang Punggung hingga 2026