Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) masih terus berlangsung di atas langit Sumatera Utara dan Aceh. Ini dilakukan BNPB pascabencana yang melanda wilayah tersebut. Tujuannya jelas, tapi tidak tunggal.
Menurut Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, operasi ini bukan cuma untuk membantu pembersihan jalur transportasi oleh tim di darat. Ada hal lain yang juga krusial.
"Untuk Sumut dan Aceh OMC masih trus kita lakukan," ujarnya dalam sebuah jumpa pers virtual, Rabu (3/12/2025).
"Tujuannya tidak hanya untuk percepat operasi pembersihan jalur transportasi oleh tim darat."
Di sisi lain, Abdul Muhari menekankan bahwa OMC juga punya peran vital dalam menjaga kelancaran distribusi bantuan. Dengan cuaca yang kerap tak bersahabat di beberapa titik, operasi ini memastikan jalur udara untuk logistik tetap bisa dimaksimalkan. Bantuan harus sampai, apapun caranya.
Rupanya, upaya ini sudah digenjot cukup serius. Untuk wilayah Sumut saja, OMC telah dilakukan 21 kali sorti penerbangan. Total bahan semai yang sudah dijatuhkan mencapai 16 ton. Angka yang tidak kecil.
"OMC sangat vital dan terus melakukan hingga batas waktu sesuai kebutuhan tim darat dan distribusi logistik udara," tegas dia.
Sementara operasi penyemaian awan berlanjut, kabar duka terus berdatangan. Korban jiwa dari bencana di Sumatera ternyata sangat besar. BNPB melaporkan angka yang memilukan: 770 orang meninggal dunia.
Namun begitu, nestapa belum berakhir. Sebanyak 463 jiwa lainnya masih tercatat hilang. Pencarian terhadap mereka terus digalakkan tanpa henti.
"Total korban meninggal dunia 770 jiwa dan korban hilang 463 jiwa," kata Abdul Muhari dengan datar, merinci duka yang menyebar.
Rinciannya per wilayah sungguh mengharu biru. Di Aceh, korban meninggal mencapai 277 orang, dengan 193 orang masih hilang. Sumatera Utara mencatat 299 kematian dan 159 orang dalam pencarian. Sedangkan Sumatera Barat, ada 194 jiwa yang tidak terselamatkan dan 111 jiwa lainnya belum ditemukan.
Langkah di udara dan darat pun berjalan beriringan, dalam bayang-bayang angka korban yang terus membengkak.
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun