Di Balai Kota Jakarta, Senin kemarin, Gubernur DKI Pramono Anung mengumumkan rencananya. Ia akan hadir dalam Reuni Akbar 212 yang digelar di Monas, Selasa (2/12/2025). Bagi Pramono, ini soal tanggung jawab. Sebagai pemimpin, katanya, dirinya wajib melayani seluruh warga tanpa terkecuali.
“Saya rencana hadir undangan (Reuni Akbar) 212,” ucapnya.
Pernyataannya lugas. Posisinya sebagai gubernur, tegas Pramono, membuatnya harus terbuka pada semua kalangan. Prinsipnya sederhana: selama sebuah ajakan membawa manfaat bagi publik, ia akan datang. “Saya ini gubernurnya semuanya. Semua undangan yang bermanfaat bagi publik, siapa pun yang mengundang, saya hadir,” tandasnya.
Di sisi lain, acara Reuni Akbar 212 tahun ini memang punya sedikit perbedaan. Kegiatan yang kembali digelar di kawasan Monumen Nasional itu akan berlangsung pada sore hari, tepatnya ba'da magrib. Perubahan waktu ini jadi penanda lain dari penyelenggaraan tahun 2025.
Artikel Terkait
Lebaran 2026: Lebih dari Setengah Tiket Kereta Jarak Jauh dari Jakarta Telah Terjual
Pemerintah Batasi Truk 13-29 Maret 2026 untuk Antisipasi Macet Mudik Lebaran
Lebih dari 14 Ribu Jamaah Umrah Indonesia Dipulangkan Imbas Ketegangan di Timur Tengah
APBN Defisit Rp135,7 Triliun, Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen