Petenis muda Alexandra Eala menjelma menjadi daya tarik utama dalam menjaga antusiasme penonton pada Canadian Open 2026 yang berlangsung di Toronto. Kehadirannya berhasil menutupi menurunnya daya tarik turnamen akibat absennya sejumlah petenis papan atas di sektor putra. Penyelenggara bahkan menempatkan Eala pada jadwal pertandingan terakhir setiap harinya setelah dua laga pertamanya berhasil menyedot perhatian besar.
Strategi tersebut terbukti efektif membuat penonton bertahan di stadion hingga malam hari. Dampaknya terasa pada peningkatan penjualan konsumsi serta merchandise resmi. Ajang Masters 1000 ini memang menerapkan pemisahan lokasi pertandingan: sektor putri WTA digelar di Toronto, sementara sektor putra ATP berlangsung di Montreal. Kehadiran Eala jelas memberikan keuntungan ekonomi bagi Toronto, meski belum dirasakan langsung oleh penyelenggara di Montreal.
Absennya Para Bintang
Sementara itu, sektor putra di Montreal menghadapi situasi berbeda. Tiga pemain top dunia, Carlos Alcaraz, Jannik Sinner, dan Novak Djokovic, memutuskan absen. Kondisi semakin pelik setelah sejumlah unggulan utama gugur sebelum memasuki babak keempat pada Sabtu. Petenis peringkat tiga ATP Alexander Zverev, Daniil Medvedev, Alex de Minaur, Taylor Fritz, hingga Flavio Cobolli telah tersingkir lebih awal. Wakil tuan rumah Felix Auger-Aliassime juga terpaksa mundur karena cedera sehari sebelum laga pertamanya.
Kini, juara bertahan Ben Shelton menjadi satu-satunya pemain dari posisi sepuluh besar yang tersisa di bagian undian putra. Peluang Shelton untuk mempertahankan gelar Masters 1000 tersebut semakin terbuka lebar seiring gugurnya para pemain unggulan.
Artikel Terkait
Eala Tembus Babak Ketiga Canadian Open, Tiket Ludes dan Makanan Habis
Tiket Laga Perdana Alexandra Eala di Toronto Ludes dalam 30 Menit
Alexandra Eala Juara DC Open, Bukti Kebangkitan Petenis Filipina di Musim 2026
Alexandra Eala Tembus 20 Besar Dunia Usai Juara di Washington