Alexandra Eala menutup musim 2026 dengan prestasi gemilang. Petenis putri Filipina itu berhasil merebut gelar juara WTA 500 DC Open di Washington setelah melewati sederet lawan tangguh, termasuk Zheng Qinwen, juara Olimpiade, di babak pertama dan Leylah Fernandez, juara bertahan, di babak kedua. Kemenangan beruntun itu berlanjut dengan mengalahkan Elina Svitolina, peringkat 10 dunia, di perempat final, serta Naomi Osaka, pemilik empat gelar Grand Slam, di semifinal.
Gelar di Washington menjadi puncak kebangkitan Eala sepanjang musim ini. Sebelumnya, ia juga tampil impresif di lapangan rumput dengan menembus babak 16 besar Wimbledon, yang menjadi pencapaian terbaiknya di turnamen Grand Slam. Pada periode yang sama, ia sukses membawa pulang gelar WTA 125 keduanya di Birmingham Open.
Perjalanan Musim yang Konsisten
Perjalanan kompetisi Eala pada awal tahun dimulai dari lapangan keras Amerika Serikat dalam ajang Sunshine Swing. Ia berhasil melaju hingga babak 16 besar di Miami Open dan Indian Wells Open. Memasuki musim lapangan tanah liat, petenis berusia 21 tahun ini mencatatkan langkah di babak 16 besar Linz Open, babak 32 besar Stuttgart Open dan Italian Open, babak 64 besar Madrid Open, serta terhenti di babak 128 besar French Open.
Pada rangkaian turnamen lapangan rumput, selain meraih gelar juara di Birmingham dan menembus 16 besar Wimbledon, Eala juga melaju hingga babak semifinal di Berlin Tennis Open, babak 16 besar HSBC Championships, serta babak 32 besar Bad Homburg Open.
Konsistensi Eala sepanjang musim menunjukkan peningkatan performa yang signifikan. Dengan gelar DC Open, ia membuktikan diri mampu bersaing di level tertinggi tenis putri dunia.
Artikel Terkait
Alexandra Eala Tembus 20 Besar Dunia Usai Juara di Washington
Hujan Deras Tunda Final Tunggal Putri WTA 500 di Washington
Alexandra Eala Ukir Sejarah, Juara DC Open 2026 Usai Kalahkan Jessica Pegula
Andy Roddick Dukung Keputusan Alexandra Eala Mundur dari Ganda Demi Fokus Tunggal