Pumas UNAM akan mengawali kiprahnya di Leagues Cup 2026 dengan menghadapi Charlotte FC pada Selasa mendatang. Turnamen yang mempertemukan klub-klub Liga MX dan Major League Soccer (MLS) ini untuk pertama kalinya menggelar empat pertandingan fase grup di Meksiko.
Sebanyak 18 tim dari masing-masing liga akan berpartisipasi dalam kompetisi yang menggunakan format intensif ala Piala Dunia. Ajang ini menjadi panggung bagi kedua liga untuk mengukur kekuatan di tingkat internasional.
Pelatih Pumas, Esteban Solari, menilai perkembangan MLS dalam beberapa tahun terakhir sangat signifikan. Ia meyakini timnya akan menghadapi lawan-lawan kuat sepanjang turnamen.
"Ini adalah liga yang telah tumbuh pesat dalam beberapa tahun terakhir. Saya mengenalnya dengan baik dan telah banyak menganalisis serta berdiskusi dengan klub MLS. Mereka memiliki rencana jelas untuk mengembangkan liga, menarik banyak penggemar, dan mendatangkan pemain serta pelatih berkualitas," ujar Solari.
Solari menambahkan bahwa Leagues Cup menjadi kesempatan bagi MLS untuk menguji kualitasnya, sekaligus bagi Pumas untuk mengasah kemampuan menghadapi lawan tangguh. "Leagues Cup memungkinkan MLS mengetahui posisinya dan memperlihatkan kebutuhan untuk terus berkembang. Kompetisi ini dirancang untuk meningkatkan level permainan klub dan liga. Kompetisi selalu membuat tim dan liga menjadi lebih baik," katanya.
Gelandang Pumas, Adalberto Carrasquilla, juga memandang turnamen ini sebagai peluang besar untuk menguji kemampuan tim. Ia mengingat pengalamannya bermain di MLS dan mewaspadai gaya bermain fisik serta tempo tinggi yang menjadi ciri khas klub-klub di sana.
"Saya pernah bermain di MLS dan mengetahui bagaimana tim-tim di sana bersiap dan bermain. Charlotte FC adalah tim yang kompetitif dengan gaya fisik dan tempo permainan tinggi, seperti kebanyakan tim MLS," ungkap Carrasquilla.
"Saya percaya pada rekan setim. Kami memiliki potensi besar untuk menyulitkan lawan. Walaupun kedua liga berbeda, dengan kerja keras dan strategi yang tepat, kami yakin bisa meraih kemenangan," tambahnya.
Solari pun menekankan pentingnya adaptasi cepat terhadap kondisi lapangan, termasuk bermain di rumput sintetis dan menghadapi cuaca yang berat. "Kami tidak mencari alasan, tapi fokus beradaptasi dan tampil kompetitif. Tim masih dalam proses pembentukan dan kami terus berusaha mengembangkan gaya bermain yang lebih ofensif dan efektif," jelasnya.
Catatan Pumas di Leagues Cup sebelumnya memang kurang menggembirakan. Pada edisi 2024 mereka tersingkir setelah kalah telak 0-4 dari Seattle Sounders, sementara pada 2023 mereka juga kandas di babak awal dengan kekalahan 0-1. Namun, dengan Esteban Solari yang menukangi tim sejak 2026, ada harapan untuk memperbaiki performa dan mengincar gelar.
Artikel Terkait
Tijuana Kokoh di Puncak Klasemen Liga Apertura 2026 Usai Ditahan Imbang San Luis
Pumas UNAM Hancurkan FC Juarez 5-1, Juninho Cetak Hat-trick
FC Juarez vs Pumas UNAM: Duel Krusial di Pekan Ketiga Liga MX
New York City FC Incar Poin Penuh Lawan Toronto FC demi Kokohkan Posisi