Lionel Messi kembali memperkuat Inter Miami pada Rabu (waktu setempat) di tengah duka mendalam setelah sang ayah, Jorge Messi, meninggal dunia. Kehadirannya terjadi saat timnya menelan kekalahan 3-2 dari Club Leon pada laga Leagues Cup di Stadion Nu, yang sekaligus memastikan Miami tersingkir dari turnamen.
Jorge Messi mengembuskan napas terakhir pada Sabtu di sebuah rumah sakit di Rosario, Argentina, dalam usia 68 tahun. Messi sempat terbang ke kampung halamannya untuk menghadiri upacara penghormatan tertutup sebelum kembali ke Miami dan duduk di bangku cadangan saat laga dimulai.
Pada babak kedua, dengan Miami unggul 1-0, Messi dimasukkan menggantikan Dániel Pintér yang menjadi pencetak gol pembuka. Keputusannya untuk bermain di tengah masa berkabung mendapat apresiasi dari rekan setimnya, Casemiro. "Dia sedang melalui masa yang sangat sulit, namun komitmennya kepada kami dan klub patut mendapat apresiasi. Sungguh luar biasa apa yang dia lakukan untuk kami hari ini. Saya belum pernah melihat hal seperti itu seumur hidup saya," ujar Casemiro. "Kita harus berterima kasih kepadanya serta terus mendukung dia dan keluarganya," lanjutnya.
Club Leon, yang memenangkan seluruh tiga pertandingan fase grup, membalikkan keadaan setelah jeda. Daniel Arcila mencetak dua gol, sementara Juan Domínguez turut menyumbang satu gol. Yannick Bright sempat membawa Miami kembali unggul, tetapi Arcila memastikan kemenangan Leon. Dengan hasil ini, Miami hanya meraih satu kemenangan dan dua kekalahan, sehingga secara matematis gagal melaju ke babak gugur.
Musim lalu, Messi dan Miami menembus final Leagues Cup sebelum kalah dari Seattle Sounders FC. Kini, di tengah duka, Messi juga mengenang perjuangan ayahnya yang tidak bisa menyaksikan Piala Dunia 2022. Dalam unggahan Instagram, ia menulis bahwa sang ayah memintanya bermain di turnamen tersebut meski kondisinya memburuk. "Berkali-kali Anda meminta saya bermain di Piala Dunia terakhir ini, padahal kondisi Anda justru sedang sangat buruk tepat sebelum turnamen dimulai," tulisnya.
Messi mengisahkan bahwa ia berjanji untuk melaju ke final agar ayahnya bisa hadir. Setiap usai pertandingan, ia menantikan pesan dari sang ayah. "Saat itulah saya menyadari betapa parahnya situasi tersebut. Namun, saya terus bertekad untuk melaju sejauh mungkin, demi memberi Anda waktu dan kesempatan menyaksikan pertandingan jika kami berhasil mencapai final," tulisnya. Sayangnya, sang ayah tidak sempat hadir. "Saya ingin memenangkannya untuk membawa pulang trofi itu dan menunjukkannya lagi kepada Anda. Saya gagal; tenaga saya sudah habis. Saya sudah berusaha, tetapi tidak bisa," tulis Messi. Ia menambahkan bahwa meski timnya tidak menjadi juara, mereka menikmati setiap pertandingan. "Sekali lagi Anda benar: saya memang harus berada di sana dan bermain di Piala Dunia," tutupnya.
Artikel Terkait
Inter Miami Tersingkir dari Leagues Cup Usai Dikalahkan Leon 2-3
Rotasi Pemain Muda, Seattle Sounders Incar Kemenangan Besar atas Chivas di Leagues Cup
Orlando City Incar Tiket Fase Gugur, Atletico San Luis Bertekad Akhiri Paceklik
Monterrey dan Nashville SC Berduel demi Tiket Perempat Final Leagues Cup