Hearts Kalah Dramatis dari Aberdeen di Laga Pembuka Liga Utama Skotlandia

- Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:30 WIB
Hearts Kalah Dramatis dari Aberdeen di Laga Pembuka Liga Utama Skotlandia

Hearts harus mengakui keunggulan Aberdeen setelah kalah 1-2 dalam laga pembuka Liga Utama Skotlandia di Stadion Pittodrie. Padahal, tim tamu sempat unggul lebih dulu melalui gol Oisin McEntee di babak pertama. Namun, dua gol dramatis di menit akhir memupus harapan Hearts untuk membawa pulang poin.

Lewis Mayo menjadi penyelamat Aberdeen dengan gol penyeimbang pada menit ke-90. Petaka bagi Hearts semakin lengkap ketika Stuart Findlay menerima kartu merah karena melanggar Toyosi Olusanya di kotak penalti. Kevin Nisbet yang ditunjuk sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan memastikan kemenangan tuan rumah pada masa perpanjangan waktu.

Manajer Hearts, Wouter Vrancken, mengaku tidak percaya dengan hasil tersebut. Ia menilai timnya seharusnya bisa memenangkan pertandingan. "Kami memegang kendali. Saya pikir ketika melihat kembali pertandingan ini, sungguh tidak percaya kami kalah. Dan fakta bahwa kami sebenarnya tidak memenangkan pertandingan ini," ujarnya.

Vrancken mengakui performa anak asuhnya sempat membaik di babak kedua setelah melakukan penyesuaian. Namun, pertahanan yang solid selama 85 menit runtuh di menit-menit krusial. "Kami lebih banyak menguasai bola, sehingga kami juga bisa mengelola momen-momen mereka. Semuanya berjalan baik, namun pada akhirnya, Anda kebobolan dua gol dalam lima menit. Anda harus klinis," tambahnya.

Kekalahan ini menjadi yang ketiga beruntun bagi Vrancken sejak ditunjuk sebagai pelatih kepala pada Juni. Hasil ini juga menjadi pukulan berat bagi Hearts yang musim lalu gagal meraih gelar juara setelah bersaing ketat dengan Celtic.

Di sisi lain, manajer Aberdeen, Stephen Robinson, memuji mentalitas timnya yang mampu bangkit di akhir laga. "Jika Anda ingin menang, melakukannya di menit terakhir akan membuatnya jauh lebih seru," kata Robinson. Ia juga menyoroti performa empat bek barunya yang tampil solid meski baru pertama kali bermain bersama.

"Apa yang bisa saya katakan secara tegas adalah hal itu tidak akan terjadi tahun lalu. Ketika saya datang, saya pikir kami kurang daya juang, kami kurang keinginan. Namun dengan banyak pemain baru juga, empat bek yang belum pernah bermain bersama sebelumnya – saya pikir mereka luar biasa, keempatnya – kami menunjukkan karakter hebat untuk bangkit melawan Hearts," jelas Robinson.

Kemenangan ini menjadi awal positif bagi Aberdeen yang menurunkan delapan pemain baru di susunan utama. Sementara itu, Hearts dijadwalkan langsung mengalihkan fokus untuk menghadapi laga kualifikasi Liga Eropa melawan Benfica pada Kamis mendatang.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags