Aberdeen Comeback Dramatis di Masa Perpanjangan, Taklukkan Hearts 2-1

- Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:45 WIB
Aberdeen Comeback Dramatis di Masa Perpanjangan, Taklukkan Hearts 2-1

Aberdeen memulai kiprahnya di Liga Utama Skotlandia musim ini dengan kemenangan dramatis. Menjamu Hearts di Stadion Pittodrie, Sabtu (1/8/2026), tim tuan rumah sempat tertinggal hingga menit akhir, namun berbalik menang 2-1 lewat dua gol di masa perpanjangan waktu.

Hearts unggul lebih dulu pada menit ke-35. Berawal dari kemelut di kotak penalti, Oisin McEntee melepaskan tembakan jarak dekat yang tak mampu dihalau kiper Aberdeen. Gol itu menjadi pukulan bagi tuan rumah yang tampil dominan sejak awal.

Keunggulan tersebut bertahan nyaris sepanjang laga. Aberdeen baru mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-90 melalui sundulan Lewis Mayo yang memanfaatkan umpan tendangan bebas Stuart Armstrong. Gol penyama itu memaksa pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu.

Petaka bagi Hearts datang di babak tambahan. Bek Stuart Findlay menjatuhkan Toyosi Olusanya di kotak terlarang, yang berujung kartu merah langsung. Kevin Nisbet yang ditunjuk sebagai eksekutor penalti sukses menjalankan tugasnya, memastikan tiga poin bagi Aberdeen.

Kekalahan ini menjadi yang ketiga beruntun bagi pelatih Hearts, Wouter Vrancken, sejak ditunjuk pada Juni lalu. Sebelumnya, timnya tersingkir dari kualifikasi Liga Champions setelah kalah agregat 0-6 dari Sturm Graz. Sementara itu, Aberdeen datang dengan modal positif setelah menyapu bersih empat pertandingan grup Piala Liga.

Kekecewaan Vrancken

Vrancken tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menilai timnya gagal mempertahankan keunggulan di momen krusial.

"Kami membuangnya dalam waktu lima menit," katanya.

Pelatih asal Belgia itu menekankan pentingnya kedewasaan taktik saat tim sedang unggul. "Kami harus lebih pintar. Kami pergi menyerang dengan terlalu banyak pemain alih-alih menjaga kontrol dan mengelola serangan balik, terutama ketika Anda unggul 1-0," ujarnya.

Ia juga meminta anak asuhnya segera melupakan hasil ini. "Ketika pertandingan berikutnya tiba, Anda harus berganti fokus lagi karena Anda tidak boleh membawa perasaan ini ke pertandingan selanjutnya. Kami harus siap dan fokus penuh kembali," tambahnya.

Vrancken sempat menyinggung waktu persiapan yang singkat setelah tersingkir dari Eropa. "Ini bukan alasan, ini hanya fakta. Dan faktanya adalah, seperti yang saya katakan setelah melawan Sturm Graz, persiapannya tidak panjang," tuturnya. Namun ia menegaskan timnya tidak mencari pembenaran. "Kami harus menemukan permainan terbaik kami sesegera mungkin, dalam situasi di mana Anda berada. Inilah olahraga dan ini juga yang menjadi tantangannya."

Sebelum laga, ia mengakui rekor buruk timnya di markas Aberdeen. "Sejarah di Aberdeen tidak terlihat bagus. Jadi inilah saatnya untuk mengubah statistik dalam kasus ini," katanya. Ia juga berharap hasil positif bisa meningkatkan kepercayaan diri pemain. "Hasil itu sendiri penting, tetapi hasil juga membantu pemain untuk lebih mendorong diri, memiliki lebih banyak kepercayaan diri, memiliki lebih banyak keyakinan dalam setiap pergerakan atau setiap koneksi."

Soal skuad yang mencapai 32 pemain, Vrancken menegaskan fokusnya pada manajemen tim. "Kami memiliki skuad yang besar saat ini. Kami berjumlah total 32 orang. Jadi saya pikir kami harus mengelola ini terlebih dahulu," ujarnya. Ia juga mengomentari adaptasi pemain anyar, Laurent Mendy. "Sekarang kita harus melihat bagaimana Mendy beradaptasi dalam permainan karena ini bukan level tertinggi tempat dia bermain sebelumnya. Jadi kami harus beradaptasi pada para pemain dan pada level seperti yang lain."

Vrancken juga berbicara tentang proses membangun chemistry tim. "Bagi saya, ini tentang menemukan koneksi. Empat atau lima minggu, tidak hanya untuk saya, tetapi juga untuk para pemain di antara mereka sendiri. Mereka membuat langkah mereka. Sayang sekali untuk pertandingan terakhir, sebenarnya, Amadou Ba-Sy tidak bisa memiliki peran yang lebih besar," katanya. Ia menambahkan, "Tujuannya adalah kami bisa mencetak gol di babak pertama dan bisa membawanya dengan kehadiran fisik yang lebih besar. Namun sekali lagi, dia harus mengambil langkah-langkah, dan dia akan mengambil langkah-langkah untuk memiliki peran yang lebih besar di tim."

Mengenai cedera bek Stephen Kingsley, Vrancken memberikan kabar terbaru. "Kings tidak ada dalam skuad di akhir pekan. Kami belum tahu berapa lama. Anda harus selalu berhati-hati ketika berbicara tentang hal-hal itu, terutama cedera otot. Dan Anda harus melihatnya dari hari ke hari, minggu ke minggu," jelasnya. Ia berharap pemainnya cepat pulih. "Saya berharap ini tidak lama karena dia cocok dengan apa yang kami inginkan. Dia nyaman dengan bola. Anda sudah melihatnya di pertandingan. Ini sayang sekali, tapi mudah-mudahan tidak terlalu lama."

Soal kondisi Alexandros Kyziridis yang sempat bermasalah dengan kebugaran, Vrancken memastikan pemainnya baik-baik saja. "Kyzi baik-baik saja. Dia berlatih kemarin. Jadi saya pikir dia akan berlatih hari ini tanpa masalah juga. Namun seperti yang saya katakan, terkadang Anda harus mengelola beban, karena kelelahan, terutama di sana. Karena Anda tahu volumenya tidak ada di sana, jadi Anda perlu beradaptasi dengan individu," paparnya.

Pujian Robinson

Di kubu Aberdeen, manajer Stephen Robinson memuji mentalitas anak asuhnya. "Jika Anda akan memenangkan pertandingan, ini adalah cara yang bagus untuk melakukannya," katanya.

Ia menilai timnya menunjukkan karakter yang berbeda dibanding musim lalu. "Kami tentu menunjukkan karakter dan perjuangan yang saya tidak percaya ada di sini tahun lalu dan tentu saja itu merupakan nilai tambah yang nyata bagi saya," ujarnya.

Meski demikian, Robinson mengingatkan agar timnya tidak berpuas diri. "Kita harus ingat ini baru satu pertandingan," tegasnya. Ia juga memberikan apresiasi kepada para pemain. "Anda menerima kritik ketika Anda kalah dalam pertandingan, jadi saya pikir para pemain pantas mendapat banyak pujian atas mentalitas mereka."

Robinson menegaskan fokus timnya untuk laga-laga berikutnya. "Ini hasil yang sangat bagus. Ini adalah awal, tapi baru sebatas itu," pungkasnya.

Hearts selanjutnya akan bertandang ke markas Benfica di Portugal untuk leg pertama kualifikasi Liga Europa pada Kamis mendatang.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags