Hearts Takluk 1-6 di Kandang Benfica, Braga: Kami Kebobolan karena Kualitas Mereka di Depan

- Jumat, 07 Agustus 2026 | 06:00 WIB
Hearts Takluk 1-6 di Kandang Benfica, Braga: Kami Kebobolan karena Kualitas Mereka di Depan

Hearts harus menerima kenyataan pahit setelah dihancurkan Benfica dengan skor telak 1-6 pada leg pertama babak kualifikasi ketiga Liga Europa di Stadion Da Luz, Kamis (6/8/2026). Perbedaan kualitas di lini depan menjadi faktor utama yang menentukan jalannya pertandingan.

Gelandang Hearts, Cláudio Braga, tidak menyembunyikan kekecewaannya atas performa timnya. Ia mengakui bahwa apa yang dilakukan di lapangan tidak sesuai dengan yang telah dilatih, terutama pada babak pertama.

"Saya katakan kemarin bahwa tujuannya tidak pernah datang ke sini untuk kalah, apalagi kalah seperti cara kami kalah. Apa yang kami latih bukanlah apa yang kami lakukan, terutama di babak pertama, di babak kedua kami berbicara dan memutuskan bahwa kami harus menerapkan ide-ide pelatih dan apa yang kami latih selama seminggu. Itu sangat membaik, jelas kami kebobolan gol karena Benfica memiliki kualitas yang sangat besar di depan, tetapi kenyataannya kami memaksakan permainan kami dan jika kami melakukan itu sejak awal mungkin hasilnya akan berbeda," ujar Braga.

Meski menelan kekalahan telak, pemain asal Portugal itu menegaskan komitmennya untuk terus berkembang dalam karier profesionalnya. Ia mengaku bangga bisa berada di posisinya sekarang dan bertekad untuk terus naik ke level yang lebih tinggi.

"Saya berharap ini selalu naik. Saya bekerja untuk itu dan tujuan masa kecil saya adalah ini, inilah yang saya suka lakukan. Sudah menjadi kebanggaan besar berada di tempat saya sekarang dan tujuannya adalah untuk selalu naik dan mencapai setinggi mungkin," kata Braga.

Dengan defisit lima gol, peluang Hearts untuk melaju ke babak berikutnya nyaris tertutup. Namun, Braga menolak menyerah dan menegaskan bahwa tidak ada yang mustahil dalam sepak bola.

"Ini belum selesai, karena tidak ada yang mustahil dalam sepak bola dan dalam hidup, sekarang semua orang tahu sangat sulit melawan lawan seperti ini kalah 1-6 dan mencetak lima gol untuk, setidaknya, pergi ke perpanjangan waktu. Ini sangat sulit, tapi kita lihat saja nanti," tutupnya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags