Carlo Ancelotti mengonfirmasi bahwa ia menerima tawaran untuk menangani tim nasional Italia, namun menolaknya karena tetap berkomitmen melatih Brasil. Pelatih asal Italia itu menyatakan keputusannya bukan soal kontrak, melainkan loyalitas kepada Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) dan negara yang telah menyambutnya dengan hangat.
Paolo Maldini, direktur teknik Italia yang pernah menjadi rekan setim dan anak asuh Ancelotti di AC Milan, mengaku telah mendekati Ancelotti untuk menggantikan posisi pelatih setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut.
“Ini bukan masalah kontrak; itu bukan alasannya,” kata Ancelotti kepada ESPN pada Rabu. “Itu karena saya memiliki komitmen kepada CBF dan kepada negara ini, karena negara ini telah menyambut saya dengan sangat hangat selama tahun pertama ini.”
“Saya ingin tetap tinggal di sini. Dan saya berterima kasih kepada Federasi Italia, tentu saja, tetapi saya ingin tetap di sini karena saya percaya itu benar dan adil untuk tetap berada di negara yang telah menyambut saya dengan sangat hangat, di sebuah institusi yang telah memberi saya kesempatan untuk bekerja,” lanjutnya.
Setelah Ancelotti menolak, FIGC juga ditolak oleh Pep Guardiola. Rencana menunjuk Andrea Pirlo gagal karena kekhawatiran politik terkait kesepakatan sponsor dengan perusahaan taruhan Rusia, Fonbet. Pada Senin lalu, Roberto Mancini akhirnya dikonfirmasi sebagai pelatih Italia untuk periode kedua.
Artikel Terkait
Andrea Pirlo Batal Jadi Pelatih Timnas Italia, FIGC Hentikan Negosiasi
Pemain Timnas Brasil Kathleen Souza Masuk Islam, Rekan Setim Sambut Haru
Kebakaran Hutan Landa Pesisir Italia, Ratusan Wisatawan Dievakuasi
312 Ton Tepung Daging dan Tulang Berbabi Dimusnahkan, Satu Perusahaan Dicabut Izinnya