Kane Sesali Blunder Taktik Tuchel Usai Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026

- Jumat, 17 Juli 2026 | 16:00 WIB
Kane Sesali Blunder Taktik Tuchel Usai Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, meluapkan kekecewaannya setelah timnya gagal mempertahankan keunggulan dan akhirnya tersingkir dari semifinal Piala Dunia 2026. Inggris takluk 1-2 dari Argentina pada laga yang berlangsung Kamis (16/7/2026) setelah sempat unggul lebih dulu.

Anthony Gordon membawa Inggris unggul pada pertengahan babak kedua. Namun, setelah gol tersebut, permainan Inggris berubah drastis. Alih-alih terus menekan, skuad asuhan Thomas Tuchel justru memilih bermain bertahan. Perubahan strategi itu menjadi titik balik bagi Argentina. Juara bertahan itu membalikkan keadaan melalui gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez di penghujung laga.

Kane menilai keputusan bermain bertahan menjadi blunder taktik yang fatal. "Kami bermain dengan baik hampir sepanjang pertandingan. Namun setelah unggul 1-0, kami seperti hanya berusaha mempertahankan keunggulan. Di level seperti ini, itu tidak cukup," ujarnya kepada BBC Sport, dikutip Jumat (17/7/2026).

Menurut Kane, Inggris kehilangan keberanian untuk tetap menyerang setelah unggul. Ia mengakui Argentina tampil jauh lebih agresif setelah tertinggal. "Setelah gol itu, entah karena mereka memasukkan lebih banyak pemain ke depan atau kami tidak mampu mengimbangi mereka satu lawan satu, yang terjadi hanyalah gelombang demi gelombang serangan. Kami hanya mencoba bertahan, memblok setiap peluang, tetapi pada akhirnya itu tidak cukup," jelasnya.

Kane juga menyebut bahwa strategi yang terlalu fokus mempertahankan skor menjadi kesalahan besar saat menghadapi tim sekelas Argentina yang memiliki kualitas tinggi dalam memanfaatkan ruang. "Kami benar-benar kecewa. Kecewa untuk para pemain, staf pelatih, dan juga para suporter," tambahnya.

Meski gagal melaju ke final, perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026 belum berakhir. The Three Lions masih akan bertanding melawan Prancis dalam perebutan peringkat ketiga pada Minggu (19/7/2026) dini hari. Kane dan rekan-rekannya bertekad menutup turnamen dengan finis di posisi ketiga.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags