Arsenal meningkatkan intensitas perburuan terhadap gelandang serang Aston Villa, Morgan Rogers, pada bursa transfer musim panas setelah memastikan gelar Liga Inggris pertama mereka dalam 22 tahun. Klub berjuluk The Gunners itu bergerak agresif untuk menjaga momentum juara dan membawa skuad ke level yang lebih tinggi. Ambisi tersebut sejalan dengan rencana jangka panjang bersama pelatih Mikel Arteta, yang dipastikan tetap bertahan di Emirates Stadium.
Keberhasilan merengkuh trofi Liga Inggris membuat manajemen Arsenal ingin langsung menginjak pedal gas. Mereka menilai skuad saat ini masih membutuhkan tambahan kualitas agar mampu konsisten bersaing di semua kompetisi pada musim depan. Salah satu nama yang masuk dalam radar serius adalah Morgan Rogers, pemain berusia 23 tahun yang tampil impresif bersama Aston Villa dan dinilai mampu memberikan dimensi baru dalam permainan Arsenal.
Ketertarikan Arsenal terhadap Rogers sebenarnya bukanlah isu baru. Namun, laporan terbaru menyebutkan bahwa intensitas pendekatan meningkat secara signifikan. Situasi ini diperkuat oleh kebutuhan Aston Villa akan pemasukan setelah menjuarai Liga Europa dan harus menyeimbangkan keuangan klub. Nilai transfer Rogers disebut bisa melampaui 85 juta poundsterling, atau setara dengan sekitar Rp1,99 triliun. Angka tersebut mencerminkan status Rogers sebagai aset utama Villa dan pemain masa depan timnas Inggris.
Meski banderolnya tinggi, Arsenal tidak gentar. Sejumlah pemain senior dikabarkan ikut melakukan pendekatan personal untuk meyakinkan Rogers agar memilih Emirates Stadium sebagai destinasi berikutnya. Nama Declan Rice disebut aktif berkomunikasi dengan Rogers. Faktor kebersamaan di timnas Inggris diharapkan mampu mempercepat proses kesepakatan.
Rogers mendapatkan label sebagai bintang masa depan setelah menjalani musim gemilang bersama Villa. Kontribusinya dinilai krusial dan berpotensi menjadi pembeda dalam perburuan gelar Liga Inggris musim depan. Sementara itu, Arsenal juga memantau beberapa opsi lain. Christos Tzolis dari Club Brugge masuk dalam daftar sebagai pelapis, sedangkan Julian Alvarez tetap dikagumi meskipun Atletico Madrid bersikukuh menutup pintu transfer.
Di lini tengah, nama Alex Scott dari Bournemouth turut dipertimbangkan. Namun, negosiasi bisa berjalan rumit karena klub pemilik berupaya mengikat sang pemain dengan kontrak baru. Arsenal menyadari bahwa langkah besar di bursa transfer membutuhkan keseimbangan neraca keuangan. Penjualan pemain berpotensi dilakukan sebelum klub meresmikan kedatangan bintang anyar.
Artikel Terkait
Singapura dan Kamboja Pilih Jepang sebagai Basis Latihan, Ancaman Serius bagi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Marquez Pangkas Jarak dengan Bezzecchi Usai Raih Kemenangan Beruntun di Hungaria dan Republik Ceko
Mesir Balikkan Keadaan, Hajar Selandia Baru 3-1 di Laga Kedua Grup G Piala Dunia 2026
Veda Ega Pratama Bangkit dari Penalti 12 Grid, Finis Kelima di Moto3 Ceko