Real Madrid dikabarkan semakin serius membidik bek Manchester City, Josko Gvardiol, di tengah kebutuhan mendesak untuk merombak lini pertahanan yang tengah dilanda badai cedera dan ketidakpastian. Presiden klub, Florentino Perez, disebut-sebut telah menempatkan pemain internasional Kroasia itu sebagai salah satu prioritas utama dalam rencana pembangunan kembali skuad raksasa Spanyol tersebut.
Menurut laporan yang beredar, Gvardiol sendiri dikabarkan lebih cenderung menerima tantangan baru di Santiago Bernabeu. Meskipun demikian, Manchester City diperkirakan akan melakukan perlawanan sengit untuk mempertahankan salah satu pilar penting mereka di lini belakang. Situasi di Etihad Stadium pun menjadi rumit, terutama setelah kepergian pelatih Pep Guardiola yang meninggalkan tanda tanya besar di tubuh juara Liga Premier Inggris itu.
Perez telah mengidentifikasi sejumlah nama untuk memperkuat pertahanan. Ibrahima Konate dari Liverpool dan Denzel Dumfries dari Inter Milan menjadi target utama. Namun, di luar kedua nama tersebut, Gvardiol muncul sebagai opsi yang sangat menarik karena kualitas dan fleksibilitasnya. Madrid menilai pemain berusia 24 tahun itu bukan hanya salah satu bek tengah terbaik dunia, tetapi juga mahir beroperasi sebagai bek kiri sebuah kemampuan “dua-dalam-satu” yang dinilai sangat berharga.
Ketertarikan ini lahir dari kebutuhan mendesak akan sosok yang dapat diandalkan di jantung pertahanan. Kepergian David Alaba dan Dani Carvajal, ditambah cedera jangka panjang Eder Militao yang diperkirakan absen hingga akhir Oktober, membuat staf pelatih kekurangan pilihan. Kekhawatiran fisik seputar Antonio Rudiger dan masa depan Raul Asencio yang belum jelas semakin mempertegas mengapa Konate dan Dumfries bukanlah satu-satunya incaran.
Keserbagunaan Gvardiol menjadi aset terbesarnya di mata manajemen Madrid. Kemampuannya bermain di dua posisi sekaligus menjadi nilai jual utama, terlebih dengan rencana kepergian Fran Garcia di musim panas dan kondisi kebugaran Ferland Mendy yang terus menjadi tanda tanya setelah absen lama akibat cedera.
Sementara itu, Manchester City berada dalam posisi yang sulit. Klub dikabarkan akan mencoba meyakinkan Gvardiol untuk bertahan dengan menawarkan perpanjangan kontrak yang menggiurkan, bertujuan meningkatkan gajinya dan memadamkan keinginannya untuk pergi. Namun, keinginan pribadi pemain untuk mengenakan seragam putih Real Madrid menjadi hambatan signifikan bagi klub Inggris tersebut.
Meskipun Gvardiol masih terikat kontrak hingga 2028, City secara historis tidak menghalangi pemain yang benar-benar ingin hengkang, selama nilai transfer yang diminta terpenuhi. Madrid bersedia melakukan upaya besar untuk mendatangkannya, tetapi mereka waspada untuk tidak membayar harga yang dianggap “di luar pasar”. Setelah mengeluarkan dana sebesar 90 juta euro untuk merekrutnya dari RB Leipzig pada 2023, City tentu tidak akan melepasnya dengan harga murah. Namun, tekanan dari sang pemain dapat memaksa City untuk mengambil keputusan. (amr)
Artikel Terkait
Persib dan Borneo FC Bersaing Buktikan Tim Terbaik Indonesia di ASEAN Club Championship 2026/2027
PSM Makassar Dikabarkan Pulangkan Darije Kalezic sebagai Pelatih untuk Musim Depan
Debutan Marc Bernal Curi Perhatian di Laga Imbang Spanyol vs Mesir
Putri KW Gagal Manfaatkan Dua Game Point, Takluk dari Chen Yufei di Perempat Final Indonesia Open 2026