Garuda Muda menghadapi tekanan besar untuk meraih kemenangan telak atas Timor Leste U-19 pada laga Grup A Piala AFF U-19, Kamis (4/6/2026) di Stadion Utama Sumatera Utara. Target ini bukan sekadar kemenangan biasa, melainkan syarat mutlak untuk menjaga peluang juara grup sebelum pertemuan penentuan melawan Vietnam. Pelatih Nova Arianto pun menyoroti mentalitas pemain dan efektivitas penyelesaian peluang sebagai dua aspek krusial yang harus segera ditingkatkan.
Kemenangan besar menjadi keharusan setelah Vietnam sukses menaklukkan Myanmar dengan skor telak 5-0 pada laga sebelumnya. Hasil itu membuat selisih gol Vietnam menjadi plus delapan, sementara Indonesia baru mengantongi plus tiga setelah menang 3-0 atas Myanmar di pertandingan perdana. Artinya, Indonesia setidaknya harus menang dengan margin enam gol tanpa kebobolan agar unggul selisih gol atas Vietnam. Jika target itu tercapai, hasil imbang pada laga pamungkas sudah cukup untuk mengamankan posisi puncak klasemen.
Pada laga pembuka, dua gol Dimas Adi dan satu gol Arkhan Kaka memastikan kemenangan perdana Indonesia. Namun, Nova Arianto menilai performa tim belum maksimal. Ia menemukan sejumlah catatan yang harus segera dibenahi, terutama soal kepercayaan diri pemain yang dinilai belum setara dengan performa saat latihan.
“Tetap ada evaluasi yang tentunya agar anak-anak bisa lebih baik lagi untuk laga selanjutnya. Rasa percaya diri mereka belum maksimal. Tidak seperti ketika mereka latihan. Itu menjadi salah satu yang menjadi catatan kami,” kata Nova.
Meski secara statistik Timor Leste dianggap lebih lemah, Nova enggan meremehkan lawan. Ia justru mewaspadai potensi kebangkitan tim lawan yang tengah terdesak setelah kalah 0-3 dari Vietnam. Menurutnya, situasi seperti itu justru bisa memicu perlawanan sengit dari Timor Leste yang juga masih berpeluang lolos ke semifinal.
“Timor Leste tetap kita waspadai karena mereka juga tentunya tak mau kalah lagi. Kebangkitan mereka itulah salah satunya yang harus diantisipasi,” ujar pelatih berusia 46 tahun itu.
Nova juga menekankan pentingnya efektivitas dalam memanfaatkan peluang. Ia menyesalkan bahwa Indonesia seharusnya bisa mencetak lebih dari tiga gol pada laga perdana. “Itu menjadi catatan kami,” tegasnya.
Di sisi lain, Nova mengisyaratkan akan melakukan rotasi pemain pada laga kontra Timor Leste. Beberapa nama seperti Evandra Florasta dan Timothy Baker disebut-sebut berpeluang mendapat kesempatan tampil. Langkah ini diambil untuk menjaga kebugaran skuad sekaligus memberikan pengalaman bertanding kepada seluruh pemain.
“Saat melawan Timor Leste, kami akan melakukan beberapa rotasi pemain. Tujuan kami tampil di AFF adalah memberi kesempatan kepada semua pemain untuk bermain,” tambah Nova.
Sementara itu, Timor Leste berada dalam posisi sulit. Kekalahan dari Vietnam membuat mereka wajib menang atas Indonesia jika masih ingin bermimpi melaju ke babak semifinal. Laga ini akan menjadi ujian berat bagi kedua tim yang sama-sama membutuhkan poin penuh untuk menjaga asa di turnamen.
Artikel Terkait
Dua Ganda Putra Indonesia Pastikan Tiket Perempat Final Indonesia Open 2026
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin Tumbangkan Unggulan 3 Malaysia, Melaju ke Perempat Final Indonesia Open 2026
Menpora Erick Thohir Sambut Baik Turnamen Biliar Internasional 2026, Dorong Peran Swasta Majukan Olahraga
Sabar/Reza Tundukkan Ganda Putra China, Lolos ke Perempat Final Indonesia Open 2026