Namun begitu, Dejan bukan tipe pelatih yang cepat puas. Ia mengakui masih ada banyak kekurangan, terutama di sektor finalisasi serangan yang dinilainya belum tajam. Evaluasi akan segera dilakukan untuk pertandingan krusial selanjutnya.
Aspek lain yang memberinya sinyal positif adalah kontribusi pemain anyar. Maicon Souza dan Kasim Botan, misalnya, dinilainya bisa beradaptasi dengan cepat dan memberi dampak solid di lapangan.
"Dengan sejumlah pemain baru yang bergabung, apa yang mereka tampilkan cukup solid. Semoga kami bisa meningkatkannya lagi karena setiap laga sangat penting. Apalagi kami ingin secepatnya keluar dari zona merah," kata Dejan.
Pernyataan senada datang dari salah satu pemain baru tersebut, Kasim Botan. Baginya, laga ini adalah debut sekaligus pembelajaran.
"Ini pertandingan pertama saya bersama Semen Padang FC. Masih banyak hal yang harus saya perbaiki segera, termasuk adaptasi. Di laga selanjutnya saya akan terus berjuang keras," ujar Kasim.
Nah, satu poin dari Parepare ini jadi modal berharga bagi Semen Padang. Tapi sekaligus alarm peringatan untuk PSM. Laga kandang berikutnya, saat mereka menjamu Persita Tangerang, bakal jadi ujian nyata. Bukan cuma untuk memperbaiki catatan, tapi mungkin juga untuk menentukan nasib sang arsitek di bangku cadangan. Situasinya mulai memanas.
Artikel Terkait
Lutut Mateta Jadi Penghalang Terakhir Transfer ke Milan
PSM dan Semen Padang Saling Tahan, Klasemen Makin Pelik
Arsenal Incar Striker Muda Hearts dengan Status Pinjaman
Dado Kembali, Dion Sambut Debut: Persib Suntik Tenaga Baru di GBLA