BANDUNG Bursa transfer paruh musim selalu bikin deg-degan. Kali ini, sorotan utama kembali jatuh ke Persib Bandung. Sebagai juara bertahan, wajar kalau Maung Bandung tak mau kehilangan momen. Mereka ingin tetap bersaing di papan atas.
Setelah urusan pertahanan dirasa cukup beres, perhatian pelatih Bojan Hodak kini beralih ke lini depan. Dan satu nama yang terus disebut adalah Mauro Zijlstra, striker muda berstatus naturalisasi itu.
Langkah ini dinilai masuk akal. Di bawah Hodak, Persib memang sudah tampil lebih solid secara tim. Tapi, soal produktivitas mencetak gol, masih ada yang kurang konsisten. Makanya, tambahan striker segar dianggap seperti kepingan puzzle terakhir yang dicari-cari.
Sebenarnya, Persib sudah cukup gesit di bursa transfer ini. Mereka mendatangkan dua pemain belakang, Layvin Kurzawa dan Dion Markx, untuk memperdalam lini pertahanan. Tak lupa, gelandang senior Dedi Kusnandar juga dipanggil pulang dari masa pinjamannya.
Namun begitu, sektor penyerangan masih jadi PR besar. Ketergantungan pada kombinasi striker asing dan lokal sejauh ini belum memberikan stabilitas yang diharapkan. Padahal, putaran kedua nanti diprediksi bakal lebih sengit. Inilah yang membuat rumor kedatangan striker naturalisasi kian kencang.
Isu ini mencuat setelah sebuah unggahan di media sosial X dari akun @SeledingTekel. Unggahan itu menyebut adanya komunikasi antara Persib dan seorang striker muda naturalisasi. Meski namanya tak disebut langsung, publik langsung menebak: itu pasti Mauro Zijlstra.
Zijlstra sendiri masih berusia 21 tahun dan terikat kontrak dengan FC Volendam di Belanda. Sayangnya, musim ini ia benar-benar tersingkir dari tim utama Eredivisie. Hingga pekan ke-20, ia sama sekali belum main di level senior. Situasi yang tentu bikin frustrasi bagi pemain muda.
Di tim U-21 klubnya, ia justru produktif. Tiga penampilan, 270 menit, dan tiga gol. Tapi, prestasi di level junior itu tampaknya tak cukup. Zijlstra sendiri sudah angkat bicara soal masa depannya.
"Saya belum banyak bermain di FC Volendam, jadi saya dan agen saya sedang mencari solusi saat jeda musim dingin,"
katanya kepada wartawan di Stadion Madya, November lalu, saat mempersiapkan diri bersama Timnas Indonesia U-22.
Ada faktor lain yang bikin rumor ini terdengar realistis: kedekatan emosional. Zijlstra disebut punya garis keturunan dari Bandung. Hal seperti ini bisa mempermudah adaptasinya nanti, jika benar ia hijrah ke GBLA.
Memang, beberapa nama naturalisasi lain sempat dikaitkan, seperti Ole Romeny atau Ragnar Oratmangoen. Tapi, peluangnya kecil. Romeny masih berkomitmen di Oxford United, sementara Oratmangoen masih terbelit masalah cedera lutut. Zijlstra, dengan situasinya yang ingin bermain, terlihat lebih mungkin.
Lantas, bagaimana komposisi Persib nanti jika Zijlstra datang? Mereka bakal punya empat penyerang murni: Uilliam Barros, Andrew Jung, Ramon Tanque, plus Zijlstra. Situasi yang padat, dan bisa memicu perombakan.
Nama Ramon Tanque disebut-sebut bisa jadi korban jika manajemen ingin menyeimbangkan skuad dan membuka slot pemain asing. Apalagi, Hodak dikabarkan juga masih ingin pemain nomor 10, seorang gelandang serang kreatif.
Ketertarikan pada Zijlstra ini sebenarnya punya dua sisi. Dalam jangka pendek, ia diharap bisa langsung menyumbang gol di putaran kedua. Untuk jangka panjang, ia bisa jadi investasi berharga dalam program regenerasi skuad Persib.
Sampai detik ini, manajemen Persib masih tutup mulut. Tak ada pernyataan resmi soal pemain yang mereka dekati. Tapi, dari semua dinamika yang ada, Mauro Zijlstra muncul sebagai kandidat terkuat. Ia berpotensi menjadi jawaban atas teka-teki terakhir Bojan Hodak dalam misi mempertahankan gelar.
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares