BANDUNG Persib Bandung tampaknya belum berpuas diri. Sebagai juara bertahan Liga Indonesia, mereka terus berburu pemain baru untuk memperkuat skuad. Kabar terbaru yang beredar cukup mengejutkan: manajemen Maung Bandung dikabarkan sedang membidik seorang striker naturalisasi Timnas Indonesia. Tujuannya jelas, mencari mesin gol baru yang bisa diandalkan.
Gosip ini pertama kali muncul di media sosial, lewat unggahan akun Instagram @SeledingTekel. Akun itu menyebut Persib sudah mulai menjalin komunikasi dengan sang target.
“BREAKING NEWS. Persib Bandung dirumorkan telah menjalin pembicaraan dengan seorang pemain muda naturalisasi yang berposisi sebagai striker,”
Begitu bunyi unggahan yang dikutip pada Minggu (1/2) itu. Kalau benar, langkah ini menunjukkan ambisi Persib yang masih membara. Mereka sepertinya merasa komposisi pemain saat ini perlu disuntik darah baru, khususnya di lini depan.
Sebelumnya, di bursa transfer paruh musim, Persib lebih fokus memperkuat pertahanan. Mereka mendatangkan Layvin Kurzawa dan Dion Markx. Pemain anyar ini langsung diperkenalkan usai transfer Kurzawa rampung.
Dion Markx sendiri adalah bek muda yang bermain di Liga Belanda. Dia juga bagian dari skuad Timnas U-23 Indonesia. Menariknya, dia pernah satu klub dengan Calvin Verdonk di NEC Nijmegen, jadi juniornya. Pemain keturunan Belanda-Indonesia ini sudah memutuskan untuk membela Garuda.
Mencari Ujung Tombak Baru
Lalu, siapa sebenarnya striker naturalisasi yang dimaksud? Unggahan @SeledingTekel itu tentu memantik banyak spekulasi di kalangan bobotoh.
Jika melihat daftar pemain naturalisasi Indonesia yang berposisi striker, beberapa nama langsung mencuat. Ada Ole Romeny, Mauro Zijlstra, Ragnar Oratmangoen, lalu Jens Raven dan Rafael Struick.
Namun begitu, dua nama terakhir Raven dan Struick sepertinya sulit direkrut. Mereka masih terikat kontrak kuat dengan Bali United dan Dewa United. Peluang mereka pindah di tengah musim ini sangat tipis.
Bagaimana dengan Ole Romeny? Peluangnya juga tidak besar. Striker itu masih menjadi bagian penting dari Oxford United di Inggris. Dia kerap dimainkan, terutama di babak kedua pertandingan. Selain itu, ambisi Romeny untuk tetap bertahan di Eropa juga masih kuat.
Nah, dari semua nama, dua yang paling mungkin adalah Ragnar Oratmangoen dan Mauro Zijlstra. Kenapa? Karena keduanya sedang kesulitan mendapatkan menit bermain di klub masing-masing.
Mauro Zijlstra, misalnya. Pemain 21 tahun itu belum sekalipun membela tim utama FC Volendam di Eredivisie musim ini. Ia hanya turun untuk tim U-21, dengan catatan 270 menit dari tiga laga. Kepindahannya ke Persib punya peluang lumayan, apalagi dia punya ikatan darah dengan Bandung. Keluarganya berasal dari kota ini.
Di sisi lain, kondisi Ragnar Oratmangoen sedikit lebih baik. Ia sudah tampil 10 kali untuk klubnya, meski total durasinya hanya 226 menit. Sayangnya, pemain 28 tahun itu sedang dilanda cedera lutut. Hal ini tentu jadi pertimbangan tersendiri dan bisa mempersulit proses transfernya ke Persib.
Menunggu Kepastian
Jadi, dari sederet nama yang berhamburan, siapa yang paling berpeluang? Ole Romeny atau justru Ragnar Oratmangoen? Pertanyaan itu masih menggantung.
Publik, terutama para bobotoh, kini hanya bisa menunggu. Menanti jawaban resmi dari manajemen Persib Bandung. Sepak terjang Maung Bandung dalam merampungkan skuadnya di sisa bursa transfer ini pasti akan jadi sorotan.
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares