Harapan Febriana Kusuma dan Meilysa Trias untuk melangkah ke final Thailand Masters 2026 pupus sudah. Sabtu (31/1) siang WIB, di hadapan penonton Nimibutr Stadium, ganda putri Indonesia itu takluk dari wakil China, Bao Li Jing/Li Yi Jing. Pertarungan sengit tiga gim berakhir dengan skor 11-21, 21-16, dan 15-21.
Dari awal, gim pertama langsung berjalan berat. Ana dan Trias seperti kesulitan menemukan ritme. Mereka tertatih-tatih, tertinggal jauh 2-8. Situasi tak membaik menjelang interval, di mana mereka tertinggal 4-11.
Usai jeda, pasangan China makin percaya diri. Mereka mencetak tiga poin berturut-turut, memperlebar jarak jadi 4-14. Gim pertama pun berakhir cepat dengan skor 11-21 untuk keunggulan China.
Namun begitu, suasana berubah di gim kedua. Tampaknya Ana dan Trias berhasil menata ulang strategi. Meski sempat tertinggal lagi di interval 8-11, mereka bangkit dengan serangan yang lebih tajam. Poin demi poin mereka raih, menyamakan kedudukan menjadi 12-12.
Momen itu jadi pembalik. Semangat mereka menyala, permainan terlihat lebih cair. Tujuh poin beruntun mereka kantongi, melesat ke angka 19-14. Akhirnya, gim kedua berhasil mereka bawa pulang 21-16, memaksa laga ke penentuan.
Sayangnya, momentum itu tak bertahan lama. Di gim penentu, justru pasangan China yang keluar lebih agresif. Lagi-lagi, Ana/Trias tertinggal di angka 2-8. Mereka berusaha mengejar, bahkan sempat mendekat hingga 10-11 usai interval. Napas penonton tertahan.
Tapi di titik kritis itu, Bao Li Jing/Li Yi Jing menunjukkan kualitasnya. Enam poin beruntun mereka susun, merenggangkan jarak menjadi 10-17. Upaya Ana dan Trias untuk bangkit kembali terlihat berat. Perlawanan mereka akhirnya berhenti di angka 15-21.
Perjalanan mereka di Thailand Masters terhenti di semifinal. Kekalahan ini tentu pahit, tapi pertunjukan semangat di gim kedua setidaknya meninggalkan kesan. Mereka berjuang, meski lawan hari itu memang lebih baik.
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares