Gol kemenangan Como tercipta cukup awal, tepatnya di menit ke-18. Lucas Da Cunha yang maju sebagai eksekutor penalti memilih menendang ke arah tengah. Kiper Udinese sudah terjebak bergerak, bola pun masuk dengan tenang.
Selepas gol itu, Como terlihat lebih percaya diri dan mendominasi permainan. Mereka melepaskan 16 tembakan, dengan empat di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Udinese? Hanya mampu membalas dengan dua percobaan, itupun tak satupun yang mengarah ke sasaran. Tapi ya, sepak bola memang tak selalu adil.
Meski menguasai penuh, Como hanya mencetak satu gol sepanjang 90 menit. Beberapa peluang emas terbuang. Tapi yang penting, tiga poin sudah di kantong. Untuk perburuan mimpi ke Liga Champions, ini adalah langkah yang sangat berharga.
Artikel Terkait
Duel Sengit Ganda Putra Indonesia, Sabar/Reza Amankan Tiket 16 Besar
Derby Panas Persib vs Persija: Tiket Ludes, GBLA Siap Jadi Lautan Biru
Duel Tak Terduga di Auckland: Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi Saling Jegal di Perempat Final
Malam Kelam Jay Idzes: Backpass Fatal Picu Gol Mudah Juventus