Gol kemenangan Como tercipta cukup awal, tepatnya di menit ke-18. Lucas Da Cunha yang maju sebagai eksekutor penalti memilih menendang ke arah tengah. Kiper Udinese sudah terjebak bergerak, bola pun masuk dengan tenang.
Selepas gol itu, Como terlihat lebih percaya diri dan mendominasi permainan. Mereka melepaskan 16 tembakan, dengan empat di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Udinese? Hanya mampu membalas dengan dua percobaan, itupun tak satupun yang mengarah ke sasaran. Tapi ya, sepak bola memang tak selalu adil.
Meski menguasai penuh, Como hanya mencetak satu gol sepanjang 90 menit. Beberapa peluang emas terbuang. Tapi yang penting, tiga poin sudah di kantong. Untuk perburuan mimpi ke Liga Champions, ini adalah langkah yang sangat berharga.
Artikel Terkait
Legenda Ronaldo hingga Del Piero Adu Taktik di SUGBK April 2026
Heineken Gelar Kampanye Nobar Liga Champions, Janjikan Perjalanan ke Final di Budapest
Ekspresi Hancur Lamine Yamal Soroti Kekalahan Barcelona dari Atletico Madrid
Timnas Futsal Indonesia Juara Grup B, Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026