Prestasi Diva Renatta Jayadi di SEA Games 2025 memang luar biasa. Tapi, kisah di balik medali emas itu mungkin lebih menarik lagi. Semuanya berawal dari dukungan keluarga, yang ternyata jadi kekuatan terbesarnya.
Di Stadion Supachalasai, Bangkok, atlet berusia 23 tahun itu berhasil mencatat lompatan setinggi 4,35 meter. Angka itu tak cuma membawanya ke podium tertinggi cabang lompat galah, tapi sekaligus memecahkan rekor nasional dan rekor SEA Games. Bahkan, loncatannya tercatat sebagai yang tertinggi se-Asia Tenggara. Sebuah pencapaian yang fantastis.
“Saya memecahkan rekor nasional dan juga rekor SEA Games. Senang banget akhirnya bisa menyumbangkan medali emas,” ujar Diva.
Ia menambahkan, “Emas ini sangat berarti untuk saya, segalanya. Perasaannya benar-benar tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.”
Rasa syukur yang mendalam itu jelas terasa. Bagi Diva, momen ini adalah lecutan untuk terus berkembang dan mengharumkan nama Indonesia di kancah yang lebih luas.
Namun begitu, sorotan kamera dan sorak-sorai penonton hanyalah puncak gunung es. Perjalanan menuju sana dipenuhi peran vital orang-orang terdekat. Ayahnya, Nunung Jayadi, yang dulu juga atlet lompat galah, adalah inspirasinya sejak awal. Dari sanalah bibit itu tumbuh.
Artikel Terkait
Tahun 2026, Kalender Padat Menanti Para Petarung Bulu Tangkis Indonesia
Setelah Gagal ke Piala Dunia, Agenda Padat Timnas Indonesia Menanti di 2026
Runner Up MotoGP 2025 Bagi Alex Marquez: Bukan Gelar, Tapi Pembungkam Keraguan
Nova Arianto Beri Sinyal Keras ke Calon Pemain Timnas U-20 di TC Bekasi