NAPLES – Kabar buruk kembali datang dari ruang perawatan Napoli. Romelu Lukaku, striker andalan yang dinanti-nantikan itu, ternyata masih jauh dari kata siap bermain. Padahal, ia sudah hampir empat bulan terparkir di ruang medis. Proses pemulihannya tak semulus yang diharapkan.
Menurut laporan media Italia, cedera otot yang dialami Lukaku sejak masa pramusim ternyata belum benar-benar tuntas. Rehabilitasinya berjalan lambat, jauh lebih lambat dari perkiraan awal. Hal ini tentu saja menjadi pukulan telak bagi rencana skuat Napoli.
Sempat ada secercah harapan ketika ia diajak dalam perjalanan ke Riyadh. Namun begitu, harapan itu cepat sirna. Kondisi fisiknya belum memungkinkan untuk menahan beban latihan yang lebih intens. Tim medis pun mengambil sikap super hati-hati.
Cedera yang menyerang otot rectus femoris di paha kirinya itu dinilai berisiko tinggi. Kalau dipaksakan, konsekuensinya bisa lebih parah. Alhasil, kemungkinan untuk melihat Lukaku berlari di lapangan dalam waktu dekat pun ditutup rapat-rapat. Bahkan, target comeback di akhir Januari sekarang terasa sangat tidak pasti.
Ini jelas sebuah kemunduran yang menyakitkan. Napoli sejak awal musim berharap besar pada sang striker untuk segera memperkuat lini depan di fase-fase krusial. Kini, semua rencana itu berantakan.
Absennya Lukaku Guncang Strategi Napoli
Dampaknya langsung terasa hingga ke meja perencanaan transfer. Antonio Conte, sang pelatih, awalnya berharap kepulangan Lukaku bisa menstabilkan rotasi serangan. Tanpa dia, beban sepenuhnya jatuh di pundak Rasmus Hojlund. Situasi ini memaksa klub untuk mempertimbangkan opsi lain, dan mungkin mengubah prioritas.
Sebelumnya, fokus utama mereka adalah merekrut pemain tengah. Tapi, perkembangan positif dari pemulihan André-Frank Zambo Anguissa sedikit mengubah peta. Ditambah lagi, Napoli sebenarnya punya kedalaman yang lumayan di sektor itu dengan kehadiran Lobotka, McTominay, dan Zieliński.
Di sisi lain, masalahnya tetap ada di anggaran. Napoli tidak sedang dalam posisi untuk berbelanja besar. Opsi yang realistis hanyalah peminjaman atau pertukaran pemain. Keputusan akhirnya sangat bergantung pada perkembangan kondisi Lukaku.
Kalau pemulihannya terus molor, boleh dibilang Napoli hampir tak punya pilihan. Mereka terpaksa harus mencari “asuransi” untuk lini depan. Nama Lorenzo Lucca sempat disebut-sebut dalam pembicaraan internal, tapi belum ada yang konkret.
Untuk saat ini, yang bisa dilakukan Napoli hanyalah menunggu dan memantau. Rehabilitasi Lukaku diawasi ketat. Namun satu hal sudah jelas: keterlambatan ini sekali lagi membuat kepala Antonio Conte pusing di momen yang sangat penting.
Artikel Terkait
Cosmo JNE FC Juara Futsal Nation Cup 2026 Usai Kalahkan Pangsuma FC 5-4
Van Dijk Ungkap Harapan agar Mohamed Salah Bertahan di Liverpool
Sassuolo Kalahkan Udinese 2-1 Berkat Dua Gol Cepat di Babak Kedua
Insiden Diving Bastoni di Derby dItalia Picu Wacana Perubahan Aturan VAR