Memasuki gim kedua, semangat duo Indonesia seperti menyala kembali. Mereka melesat cepat, memimpin 5-2 lalu 8-3. Penempatan bola Sabar yang apik membuat lawan mati langkah, membawa mereka ke interval dengan keunggulan 11-7. Suasana pun mulai berharap.
Tapi, sekali lagi, kisahnya berulang. Usai interval, permainan Kim/Seo seperti menemukan ritme terbaiknya. Mereka mengejar ketertinggalan dengan sistematis, dan berhasil menyamakan skor 12-12. Pertarungan pun kembali ketat. Kedua pasangan saling sikut, skor imbang di 14-14.
Di titik kritis ini, kesalahan teknis kembali menghantui Reza. Pengembaliannya yang menyangkut di net memberi poin penting bagi Korea untuk unggul 17-18. Dan di poin-poin penutup, nasib serupa terulang. Pengembalian Reza lagi-lagi nyangkut di net, mengakhiri perlawanan mereka dengan skor 17-21.
Kekalahan ini jelas sebuah pukulan. Meski sempat unggul di kedua gim, Sabar dan Reza kesulitan menjaga konsistensi dan menutup pertandingan. Di sisi lain, kualitas Kim Won Ho/Seo Seung Jae sebagai nomor satu dunia benar-benar terlihat di momen-momen penentu. Mereka lebih dingin dan teliti.
Artikel Terkait
Persija Juarai Klasemen Penonton Super League 2025/2026
Indonesia Kirim 17 Wakil ke Kejuaraan Asia 2026, Ganda Putra Jadi Sorotan
Frans Putros Dipanggil Timnas Irak untuk Persiapan Play-off Piala Dunia
AFC Jatuhkan Sanksi, Malaysia Kalah WO dan Gagal ke Piala Asia 2027