Memasuki gim kedua, semangat duo Indonesia seperti menyala kembali. Mereka melesat cepat, memimpin 5-2 lalu 8-3. Penempatan bola Sabar yang apik membuat lawan mati langkah, membawa mereka ke interval dengan keunggulan 11-7. Suasana pun mulai berharap.
Tapi, sekali lagi, kisahnya berulang. Usai interval, permainan Kim/Seo seperti menemukan ritme terbaiknya. Mereka mengejar ketertinggalan dengan sistematis, dan berhasil menyamakan skor 12-12. Pertarungan pun kembali ketat. Kedua pasangan saling sikut, skor imbang di 14-14.
Di titik kritis ini, kesalahan teknis kembali menghantui Reza. Pengembaliannya yang menyangkut di net memberi poin penting bagi Korea untuk unggul 17-18. Dan di poin-poin penutup, nasib serupa terulang. Pengembalian Reza lagi-lagi nyangkut di net, mengakhiri perlawanan mereka dengan skor 17-21.
Kekalahan ini jelas sebuah pukulan. Meski sempat unggul di kedua gim, Sabar dan Reza kesulitan menjaga konsistensi dan menutup pertandingan. Di sisi lain, kualitas Kim Won Ho/Seo Seung Jae sebagai nomor satu dunia benar-benar terlihat di momen-momen penentu. Mereka lebih dingin dan teliti.
Artikel Terkait
Janice Tjen Kalahkan Petenis Top 30 Dunia, Melaju ke 16 Besar Abu Dhabi Open
Mauro Zijlstra Tinggalkan Eropa, Persija Segera Umumkan Transfer
Persib Berburu Striker Naturalisasi, Mauro Zijlstra Jadi Target Utama
Persebaya Incar Sananta, Solusi untuk Krisis Gol di Ujung Lini?