Militer Israel kembali melancarkan serangan ke Lebanon Selatan, menargetkan posisi Hizbullah. Serangan ini terjadi setelah peringatan evakuasi dikeluarkan untuk warga di beberapa desa.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengonfirmasi telah memulai serangan terhadap target militer Hizbullah di Lebanon selatan. Serangan dilancarkan tak lama setelah peringatan evakuasi dikeluarkan bagi penduduk desa Taybeh, Tayr Debba, Aita Al-Jabal, dan Zawtar al-Sharqiya.
Juru bicara pemerintah Israel, Shosh Bedrosian, menegaskan komitmen Israel untuk menegakkan gencatan senjata di Lebanon Selatan. "Israel akan terus mempertahankan semua perbatasannya dan kami mendesak penegakan penuh perjanjian gencatan senjata," ujarnya.
Bedrosian menambahkan, "Kami tidak akan membiarkan Hizbullah membangun kembali," menggarisbawahi posisi tegas Israel terhadap kelompok tersebut di perbatasan Lebanon.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Gagal ke 10 Besar Moto3 Hungaria Usai Terkena Long Lap Penalty
Satpam RSUD Cileungsi Ditangkap Usai Curi Motor Karyawan OB, Aksinya Terekam CCTV
Veda Ega Pratama Finis ke-16 di Debut Moto3 Hungaria Usai Terkena Hukuman Long Lap Penalty
KSPSI Dukung Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan