Ekonomi Kreatif Jawa Tengah: Ekspor Capai Rp53 Triliun di Semester I-2025
Jawa Tengah mencatatkan posisi strategis dalam peta ekonomi kreatif Indonesia dengan menjadi provinsi pengekspor produk ekraf terbesar kedua secara nasional. Berdasarkan data Kementerian Ekonomi Kreatif, nilai ekspor ekraf Jateng mencapai sekitar Rp53 triliun pada semester pertama tahun 2025.
Investasi Ekonomi Kreatif Jawa Tengah Tembus Rp11,45 Triliun
Dari sisi investasi, Jawa Tengah juga menunjukkan kinerja gemilang. Data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menempatkan Jateng sebagai provinsi ketiga terbesar untuk investasi sektor ekraf dengan realisasi senilai Rp11,45 triliun pada periode yang sama.
Menteri Ekraf: Jawa Tengah Tunjukkan Progres Signifikan
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengapresiasi perkembangan ekonomi kreatif Jawa Tengah yang menunjukkan progres signifikan dalam investasi, ekspor, dan jumlah pegiat. "Harapannya ekraf dari Jawa Tengah akan menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi di daerahnya," ujar Riefky dalam pernyataan resminya.
Pernyataan ini disampaikan dalam puncak perayaan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) di Semarang. Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan Jawa Tengah sebagai salah satu dari 15 provinsi pengembangan ekraf prioritas.
Subsektor Unggulan dan Potensi Pengembangan
Subsektor fesyen, kriya, dan kuliner masih menjadi andalan ekspor produk ekraf Jawa Tengah. Namun, terdapat harapan besar untuk pertumbuhan pesat subsektor game, musik, film, dan animasi di masa mendatang.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka