Polres Metro Bekasi Kota membongkar praktik produksi dan peredaran tembakau sintetis atau sinte. Dari pengungkapan ini, polisi menyebut para pelaku meraup keuntungan hingga Rp 5 juta dalam setiap kali transaksi.
"Keuntungan dalam satu kali produksi sampai dengan terjual bisa mencapai Rp 5 juta," ungkap Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana dalam jumpa pers di Mapolres Metro Bekasi Kota, Rabu (12/8/2026).
Kholis menjelaskan, para pelaku telah tiga kali memproduksi sinte dalam periode Juli hingga Agustus ini. Dengan begitu, total keuntungan yang mereka peroleh bervariasi, mulai dari Rp 15 juta hingga Rp 17 juta.
"Keuntungannya bervariasi, mulai dari Rp 15 juta sampai Rp 17 juta, karena sudah tiga kali produksi," katanya.
Polisi kini tengah menelusuri rantai pasok peredaran tembakau sintetis ini. Kholis menegaskan pihaknya akan terus mengembangkan penelusuran hingga ke bandar besar.
"Ini yang sedang kita telusuri karena kita juga harus menekan rantai pasoknya. Dalam arti, supply reduction-nya juga kita telusuri karena jalur untuk masuk ke Kota Bekasi ini dari arah timur, dari arah barat, dari arah selatan juga banyak. Kita akan kembangkan terus pengungkapan-pengungkapan ini sampai mendapatkan ke bandar besarnya," ujarnya.
Artikel Terkait
Polres Bekasi Kota Ungkap 99 Kasus Narkoba, Peredaran Marak Lewat Medsos dengan Sistem COD
Polres Bekasi Kota Bongkar Peredaran Sinte, Dua Pelaku Ditangkap
Polres Serang Tangkap Pengedar Tembakau Sintetis, Sita 45 Paket Siap Edar
Polisi Tangkap Pemuda di Jakarta Timur, Sita 22 Paket Tembakau Sintetis