Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memutuskan untuk mengalihkan pengelolaan transportasi di Kepulauan Seribu dari Dinas Perhubungan ke TransJakarta. Langkah ini diambil agar seluruh warga Jakarta, termasuk warga Kepulauan Seribu, dapat menikmati kemudahan akses transportasi umum.
"Maka saya sudah memutuskan mulai tahun depan nanti, dari seluruh kota kabupaten, kota yang ada di Jakarta mau ke Pulau Seribu itu transportasinya harus lebih mudah, lebih efisien, dan Pulau Seribu merasa memiliki dan menjadi bagian itu," kata Pramono saat meluncurkan layanan Call Center 1500813 Dishub DKI Jakarta di Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Minggu (9/8/2026).
"Maka untuk itu, pengelolaannya tidak lagi, mumpung punya Kepala Dinas Perhubungan yang baik, yang progresif pengelolaannya tidak lagi dikelola oleh Dinas Perhubungan, tapi akan diberikan kepada BUMD, dalam hal ini adalah Transjakarta," ucapnya.
Pramono berharap dengan pengalihan ini, warga Kepulauan Seribu semakin mudah mendapatkan alat transportasi. Mereka diharapkan dapat pulang pergi antar pulau atau ke daratan utama dengan lebih praktis.
"Yang lain-lain tetap diatur, diperlakukan sama seperti yang dulu, sehingga bagi warga di Pulau Seribu mau ke Jakarta, ke Jakarta Selatan, Utara, Barat, Timur, Pusat akan lebih mudah," katanya.
Gubernur juga menekankan pentingnya kepastian transportasi bagi warga Kepulauan Seribu, baik saat mereka datang ke daratan utama maupun saat kembali. "Ketika mereka kembali ada kepastian transportasi yang telah diatur oleh Badan Usaha Milik Daerah yaitu Transjakarta," ucapnya.
Artikel Terkait
Pemprov DKI Siapkan Gedung di Cikini untuk Kantor Sementara ASN Terdampak Kebakaran
Pemprov DKI Siapkan Gedung di Cikini untuk Kantor Sementara ASN Terdampak Kebakaran Bapenda
Dishub DKI Luncurkan Call Center 1500813, Layanan Derek hingga Kawal Jenazah
Dishub DKI Luncurkan Call Center 1500813, Bisa Derek Mobil hingga Pemandu Jenazah