Gedung Dinas Teknis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, terbakar pada Jumat malam. Api melanda sejumlah lantai gedung tersebut, memicu kekhawatiran akan keamanan data perpajakan.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 21.30 WIB dan menjalar dari lantai 11 hingga lantai 16. Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api pada Sabtu dini hari. Meski demikian, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan data perpajakan tetap aman, sementara polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran.
Data Perpajakan Dipastikan Aman
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa kebakaran tidak berdampak pada keamanan data perpajakan. Data telah dicadangkan secara digital sehingga layanan perpajakan tidak terganggu.
"Data perpajakan DKI Jakarta aman karena sudah ter-back up secara digital, sehingga layanan perpajakan tidak terganggu," ujar Pramono dalam keterangannya, Sabtu (8/8/2026).
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Bayu Meghantara menjelaskan bahwa seluruh data perpajakan telah terdigitalisasi. Sistem pencadangan berada pada server dan pusat data yang lokasinya terpisah dari gedung yang terbakar.
"Data perpajakan DKI Jakarta dinyatakan aman karena seluruh data telah terdigitalisasi serta memiliki sistem pencadangan pada server dan pusat data yang berada di lokasi terpisah, sehingga layanan perpajakan tidak terganggu," ungkap Bayu.
Artikel Terkait
Pramono Minta Motif Penggesek Nomor Rangka Mobil di GBK Didalami
Pramono Minta Aksi Mata Elang di GBK Didalami, CCTV Pemprov DKI Jadi Alat Bukti
Pramono Persilakan Warga Pati Demo di Jakarta, Ingatkan Jangan Anarkis
Pramono Anung Siapkan Sarana Olahraga untuk Cegah Tawuran Anak Muda